Senin, 18 Desember 2017 | 17:52

Diminta Bertobat, Pidos Menangis Dihadapan Bupati

Al Haris temui Pidos

INFOJAMBI.COM — Tersangka pelaku penistaan agama, F alias Pidos (41) secara marathon menjalani pemeriksaan. Polisi terus berupaya menyelidiki motif kejadian itu.

Pidos membuat umat Islam marah, atas ulahnya mengukir nama Allah dan Nabi Muhammad di sendal jepit miliknya. Pedagang asongan di Terminal Pulau Tujuh, Bangko ini kini masih ditahan polisi.

Selain menyita perhatian publik, kasus Pidos juga disikapi oleh Bupati Merangin, H Al Haris. Rabu (6/12/2017) Haris mendatangi Pidos dan berinteraksi langsung di ruang Satreskrim Polres Merangin.

Entah karena khawatir atau takut, saat diinterogasi Bupati, Pidos malah menangis. Tidak banyak yang diucapkannya. Dia hanya mengeluarkan air mata, sambil terlihat serius mendengarkan petuah Bupati.

“Bertobatlah. Mengapa ini kamu lakukan. Tidak ada untungnya. Minta maaflah kepada umat muslim dan bertobatlah kepada Allah,” kata Al Haris menasehati Pidos.

Saat dinasehati, mimik wajah Pidos bertambah khawatir. Dia panik dan langsung minta maaf. “Tidak ada gunanya minta maaf ke saya. Minta maaf ke Allah, bertobatlah,” jawab Al Haris.

Usai berbincang dengan Pidos, Al Haris menggelar jumpa pers. Dihadapan awak media, Haris minta umat muslim tidak tersulut emosi. Dia minta umat muslim menghargai proses hukum yang sedang dilakukan polisi.

“Saya minta warga Merangin menyikapi ini dengan tenang dan damai. Kita belum tahu motifnya, biarkan polisi bekerja,” ujar Al Haris.

Al Haris juga minta umat Islam tidak mengambil langkah emosional, agar tidak menimbulkan semacam pemikiran lain, sehingga tidak menimbulkan adu domba lintas agama dan ras.

“Saya sudah rencanakan pertemuan dengan tokoh lintas agama tanggal 20 Desember. Namun karena ada kasus ini, saya akan percepat. Mungkin dalam waktu dekat,” sebut Al Haris.

BERITA TERKAIT : Pidos Terancam Pasal 156 KUHP

Langkah cepat polisi menangani kasus ini diapresiasi Bupati. Jika Pidos tidak cepat diamankan, dikhawatirkan terjadi tindakan anarkis yang berakibat buruk terhadap Pidos dan keluarganya.

“Saya apresiasi kinerja polisi. Mereka cepat mengambil langkah pengamanan sehingga tidak menimbulkan aksi liar,” tandas Bupati. (Jefrizal — Merangin)

 

Kategori Agama

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.