Minggu, 18 November 2018 | 08:57

Dinkes Batanghari Tetap Lanjutkan Pemberian Vaksin MR

Laporan : Raden Soehoer

Kadis Kesehatan Batanghari, dr Elfie.

INFOJAMBI.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, akan tetap melanjutkan pemberian vaksin Measles Rubella (MR). Komitmen ini sesuai Surat Edaran Kemenkes, No HK.02.01/MENKES/444/2018, tentang pelaksanaan kampanye imunisasi MR Fase 2.

Pemberian vaksin terhadap anak ini dalam rangka komitmen Indonesia, untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian Rubella tahun 2020.

Kendati demikian, saat ini belum ada fatwa dari MUI, tentang kehalalan vaksin MR. Namun, dalam surat edaran Kemenkes, bahwa masyarakat masih diberikan kesempatan untuk menunggu terbitnya Fatwa dari MUI.

Kadis Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr.Elfie Yenni, mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengatur ulang jadwal pemberian vaksin.

”Target total untuk Batanghari sekitar 74.521 yang akan di berikan vaksin Imunisasi campak dan Rubella untuk anak usia 9-15 tahun, “ungkap dr.Elfie.

Ditambahkannya, pihaknya sudah melakukan imunisasi sebelumnya, 1-3 Agustus lalu.

“Dalam tiga hari itu, kita sudah melakukan imunisasi sekitar 5000 lebih anak, “kata dr Elfiae.

Elfie menyebutkan, total keseluruhan target yang menjadi sasaran, 65% adalah disekolah, dengan waktu pelaksanaan selama dua bulan hingga akhir September 2018.

“Kami tetap jalan, dan ingatkan ke petugas di Puskesmas supaya tetap turun, yang mau vaksin tetap vaksin, kalau tidak mau kami tidak paksakan, kalaupun ada yang menolak, kami berikan pengertian tentang manfaat vaksin MR, dan jika sudah diberikan pengertian dan tetap menolak, kami tidak berikan vaksin jika memang masih menunggu Fatwa dari MUI tersebut,” tegasnya.

Menurut Kadis Kesehatan, imunisasi MR penting bagi anak dan kesehatannya kedepan. campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus campak dan rubella.

Campak sendiri dapat menyebabkan komplikasi serius seperti diare, radang paru-paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk bahkan sampai pada kematian anak.***

Editor : M Asrori S


Kategori Kesehatan

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.