DPRD Provinsi Jambi Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Gubernur Jambi

Penulis : Tim Liputan || Editor : Redaksi

INFOJAMBI.COM — DPRD Provinsi Jambi mengelar rapat paripurna, dengan agenda penyampaian nota pengantar LKPJ Gubernur Jambi tahun 2019, serta penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Jambi untuk RKPD 2021 kepada eksekutif.

Rapat paripurna dilaksanakan Selasa (7/4/2020), dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, didampingi Wakil Ketua Rocky Candra, Pinto Jayanegara dan Burhanuddin Mahir. Hadir pula Gubernur Jambi, Fachrori Umar, dan Pj Sekda Provinsi Jambi, Sudirman.

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan, sesuai amanat undang-undang, 31 Maret adalah akhir dari LKPJ Gubernur. Karena ada covid-19, ada kebijakan Kemendagri bisa sampai tanggal 30 April. Paripurna dimulai dengan pengantar gubernur, pandangan fraksi dan pansus, rekomendasi dan kesimpulan.

“Kita evaluasi bersama. Intinya konstruktif, saling mengigatkan, kalau ada hal bagus kita apresiasi dan hal-hal yang kurang tepat dikoreksi bersama untuk kebaikan Jambi kedepan,” ujar Edi.

Seusai penyampaian LKPJ Gubernur, dilanjutkan dengan paripurna pokok pikiran hasil anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani reses menampung aspirasi masyrakat, baik terkait infrastruktur serta program yang mendorong pengurangan kemiskinan dan pengangguran serta sebagainya.

Ini harus disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jambi, untuk menyesuaikan yang bisa diakomodir ke RPJMD program Jambi Tuntas 2021.

Gubernur Jambi, H Fachrori Umar menyampaiklan kondisi makro Provinsi Jambi pada 2019. Ekonomi tumbuh 4,4 persen. Pertumbuhan ini melambat jika dibanding tahun 2018 sebesar 4,71 persen.

Berbeda dengan pertumbuhan ekonomi, upaya penurunan kemiskinan justru menujukan hasil cukup baik. Hal ini terlihat dari tingkat kemiskinan Provinsi Jambi pada 2019 lebih rendah dari tahun 2018.

“Tahun 2018 angka kemiskinan berada pada angka 7,85 persen, tahun 2019 berhasil menekan angka ini pada 7,51 persen,” katanya.

APBD Provinsi Jambi tahun 2019 setelah perubahan 5,222 triliun rupiah dengan sumber pembiayaan melalui pendapatan daerah Rp 4,566 triliun dan penerimaan pembiayaan Rp 671,28 miliar. Dari target pendapatan daerah terealiasi 99,71 persen. Jumlah tersebut lebih tinggi dari realisasi tahun sebelumnya.

Capaian pelaksanaan pembangunan tahun 2019 berdasarkan prioritas pertama adalah peningkatan konektivitas antarwilayah melalui penyedia insfrastrukur yang berkualitas.

Selain itu juga terhadap keberhasilan prioritas dilihat dari proporsi rumah tangga dengan askes berkelanjutan terhadap air minum layak perkotaan dan pendesaan pada 2019 mencapai 66,66 persen atau sedikit mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang baru mencapai 65,73 persen.

Selanjutnya pelaksana prioritas pembangunan daerah kedua tahun 2019 yakni mutu SDM melalui penyedia pelayanan pendidikan dan kesehatan yang merata. Sedangkan peningkatan nilai tambah ekonomi melalui hilirisasi produk yang didukung oleh IPTEKIN yang merupakan prioritas pembangunan ketiga.

Untuk capaian prioritas keempat yakni penguatan ketahanan pangan, itu dapat dilihat dari beberapa aspek. Berdasarkan ketersediaan pangan provinsi Jambi, tahun 2019 sebesar 3.047 kilo kalori perkapita per hari, angka tersebut telah melebihi angka ketersediaan ideal sebesar 2.400 kilo kalori perkapita per hari.

Prioritas pembangunan kelima yakni pengelolaan energi dan SDA yang berkualitas serta berwawasan lingkungan, telah dilaksanakan berbagai program kegiatan pada beberapa perangkat daerah.

Prioritas pembangunan keenam yakni peningkatan mutu pelayanan publik melalui perbaikan tata kelola pemerintahan. Salah satunya meningkatkan akuntabilitas pengeloaan keuangan daerah diriingi dengan upaya meningkatkan efektifitas kinerjanya sehingga tercipta pemerintah yang baik dan bersih. Berdasarkan Audit BPK RI Perwakilan Jambi, laporan keuangan 2018 kembali mendapat WTP untuk ke tujuh kalinya.

“Kami menyadari sepenuhnya di tengah keberhasilan yang dicapai tentunya masih terdapat beberapa indikator capaian yang belum memuaskan semua pihak. Hal ini menjadi pekerjaan bersama dalam mewujudkan Jambi lebih baik. Kami mohon dukungan semua pihak terutama DPRD Provinsi Jambi yang selama ini menjalinkan kerja sama yang baik dengan Pemprov jambi,” kata Fachrori. ***

Kategori Politik

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.