Dua Desa di Merangin Tak Terisolir Lagi

Penulis : Tim Liputan
Editor : Dora

INFOJAMBI.COM – Pemkab Merangin membangun jembatan di dua desa terisolir, yakni Sepantai dan Rantau Bayur, Kecamatan Muarasiau.

Guna memastikan kondisi jembatan itu, Bupati Merangin, Al Haris bersama Kepala Dinas PUPR Merangin, dan Ketua Komisi III DPRD Merangi,  Mulyadi, turun.

Kedua jembatan ini dibangun dengan APBD Merangin tahun 2019. Di Desa Sepantai, Alharis melihat jembatan sudah bisa dilalui mobil.

Kondisi yang sama juga ditemukan Alharis di Desa Rantau Bayur. Jembatan juga sudah bisa dilewati kendaraan roda empat.

Alharis mengungkapkan, selama ini Desa Sepantai dan Rantau Bayur masuk kategori desa terisolir. Mobil tidak bisa masuk.

“Kami ingin membebaskan desa ini dari keterisoliran. Sekarang tidak terisolir lagi,” kata Alharis.

Menurut Alharis, di Merangin masih banyak desa terpecah. Karena itu aksesnya diperbaiki, agar semua desa bisa terhubung, sehingga masyarakat bisa mengangkut hasil pertaniannya.

Saat ini masih ada satu desa lagi yang terisolir, yaitu Desa Air Liki di Kecamatan Tabir Barat.

Alharis sudah mengirim surat resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, minta izin melewati lahan TNKS.

“Kalau izinnya sudah selesai, segera dibangun jalannya bersama TNI dan masyarakat, dan Desa Air Liki ini bisa dijangkau dengan kendaraan,” jelas Alharis.

Kepala Desa Rantau Bayur, Rudi Anto, sangat berterima kasih dengan dibangunya jembatan di desa mereka. Selama ini mobil belum ada yang masuk ke desa ini. ***

Kategori Merangin

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.