INFOJAMBI.COM – Komitmen jangka panjang dalam mengawal peningkatan mutu Pendidikan dan kenyamanan belajar di wilayah sekitar operasi terus ditunjukkan secara nyata oleh SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd. Konsistensi Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PetroChina di bidang pendidikan ini memasuki tahun kedua berturut-turut dengan dampak yang semakin meluas di tingkat daerah.
Gebrakan berkelanjutan ini berfokus penuh pada pembenahan dua pilar utama pendidikan secara pararel. Langkah pertama direalisasikan lewat program pembaruan sarana fisik penunjang ruang kelas, di mana PetroChina mendistribusikan total 1.000 set meja dan kursi belajar siswa baru.
Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016
Bantuan meubelair ini disalurkan secara merata untuk menyokong operasional serta kenyamanan belajar di 21 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Langkah kedua berjalan selaras pada penguatan kapasitas kepemimpinan tenaga pengajar kelas dasar. PetroChina kembali memfasilitasi Pendidikan dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (Diklat BCKS) yang diikuti oleh 60 guru potensial pilihan.
Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik
Melalui pembekalan kepemimpinan modern ini, 30 guru asal Tanjabbar dan 30 guru asal Tanjabtim dipersiapkan matang agar mampu menaikkan standar manajemen sekolah yang akan mereka pimpin di masa depan.
Government and Relations Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., Lasno, mengatakan pelaksanaan pelatihan BCKS tahun ini merupakan kelanjutan dari komitmen PetroChina dalam mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.
Baca Juga: 500 Anak SD se-Tanjabtim Dapat Lagi Bantuan PetroChina
“Ini menandai Program Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah ini telah memasuki tahun kedua sejak pertama kali diinisiasi PetroChina pada 2025,” ujar Lasno.
Ia menjelaskan, melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan, PetroChina terus berupaya menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat khususnya dibidang Pendidikan yang ada di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Menurutnya, pelatihan calon kepala sekolah merupakan program yang membutuhkan penyelenggaraan oleh lembaga khusus dan harus memenuhi standar serta ketentuan akreditasi. Karena itu, kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah menjadi bagian penting dalam memastikan pelatihan berjalan sesuai ketentuan.
Ia menambahkan, dukungan PetroChina terhadap sektor pendidikan pada 2026 tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar sekolah melalui penyediaan fasilitas belajar.
“Selain pelatihan BCKS bagi 60 guru terpilih, pada tahun ini program PPM/CSR PetroChina juga kembali menyalurkan 1.000 set meja dan kursi belajar untuk sekolah-sekolah. Masing-masing 500 set untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan 500 set untuk Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Tanjabbar melalui surat Nomor 400.3.5/134/Disdik/2026 tertanggal 21 April 2026, terdapat 10 sekolah yang tercatat sebagai penerima bantuan fisik 500 set meja dan kursi dari PetroChina.
Rinciannya, SD Negeri 015 Desa Serdang Jaya mendapatkan 100 set, SD Negeri 015 Desa Muntialo 56 set, SD Negeri 021 Desa Pematang Lumut 15 set, SD Negeri 098 Desa Bunga Tanjung 25 set, dan SD Negeri 130 Desa Bunga Tanjung 25 set.
Selanjutnya, SD Negeri 194 Desa Mekar Jaya mendapatkan 57 set, SD Negeri 133 Desa Delima 25 set, SD Negeri 149 Desa Purwodadi 100 set, SD Negeri 150 Desa Dataran Kempas 17 set, serta SD Negeri 195 Desa Sungai Keruh 80 set.
Sementara itu, berdasarkan surat Dinas Pendidikan Tanjab Timur Nomor 400.1.1/207/Disdik/2026 tertanggal 22 April 2026, terdapat 11 sekolah yang masuk daftar penerima manfaat 500 set meja dan kursi dari PetroChina.
Sekolah tersebut yakni SD Negeri 148/X Desa Sinar Kalimantan sebanyak 50 set, SD Negeri 166/X Desa Pandan Jaya 60 set, SD Negeri 08/X Desa Suka Maju 60 set, SD Negeri 033/X Desa Lagan Ulu 30 set, dan SD Negeri 114/X Desa Pandan Jaya 30 set.
Berikutnya, SD Negeri 145/X Desa Lagan Tengah mendapatkan 40 set, SD Negeri 167/X Desa Pandan Jaya 40 set, SD Negeri 168/X Desa Pandan Sejahtera 40 set, SD Negeri 171/X Desa Suka Maju 60 set, SD Negeri 212/X Desa Rantau Karya 30 set, serta SD Negeri 199/X Desa Suka Maju 60 set.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, menyampaikan apresiasi kepada PetroChina atas terselenggaranya pelatihan yang dinilai penting untuk menyiapkan calon pemimpin satuan pendidikan yang kompeten dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ia menjelaskan, pelatihan calon kepala sekolah memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan kepala sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tujuannya juga bagaimana mencetak calon-calon kepala sekolah yang unggul, dengan materi yang diberikan para mentor, lebih adaptif, kekinian, serta menyesuaikan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat saat ini,” kata Muslimin.
Pelatihan yang difasilitasi PetroChina International Jabung Ltd. dengan menggandeng Universitas Jambi dan BGTK Provinsi Jambi ini disambut antusias oleh para guru yang terpilih mengikuti pelatihan.
Bagi peserta, kegiatan tersebut bukan sekadar pelatihan untuk mempersiapkan persyaratan menjadi kepala sekolah, tetapi juga kesempatan membuka jalan bagi guru-guru berpotensi untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, dan berkontribusi lebih besar dalam memajukan pendidikan di daerah.
Limbar Pramudia, salah satu peserta dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada PetroChina atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, pelatihan BCKS merupakan kegiatan yang telah lama dinantikan oleh para guru, terutama mereka yang telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi calon kepala sekolah.
Ia menyebut, kesempatan menjadi peserta tidak diperoleh begitu saja. Terdapat tahapan seleksi yang harus dilalui hingga akhirnya 30 guru dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur dinyatakan terpilih mengikuti program tersebut.
“Kegiatan ini sangat baik sekali dan memang ditunggu-tunggu oleh semua guru, terutama guru yang sudah memenuhi syarat. Sebelum sampai pada tahap ini, ada seleksi-seleksi yang harus dilalui sehingga kami yang terpilih memang layak mengikuti pelatihan,” ujar Limbar.
Limbar menilai kesempatan seperti ini sangat berarti, khususnya bagi guru yang berasal dari daerah dan membutuhkan akses pengembangan kompetensi. Dengan adanya dukungan dari PetroChina dan para mitra, para peserta memperoleh ruang untuk belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab kepemimpinan di lingkungan sekolah.
“Bagi saya pribadi, kegiatan seperti ini sangat membantu karena kesempatan seperti ini belum tentu bisa kami dapatkan. Saya ingin memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya agar apa yang dicita-citakan bisa tercapai dan nantinya dapat memberikan kontribusi bagi pendidikan di daerah,” ungkapnya.
Harapan serupa disampaikan Astuti, peserta asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 10 hari tersebut karena menilai kegiatan ini memberikan kesempatan berharga untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru.
Astuti menyampaikan apresiasi kepada PetroChina International Jabung Ltd. serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan program tersebut.
“Kami sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Alhamdulillah, terima kasih kepada PetroChina dan beberapa pihak terkait yang telah melaksanakan kegiatan ini,” ujar Astuti.
Ia mengatakan, selama mengikuti pelatihan, dirinya bersemangat menyerap berbagai materi yang diberikan para pemateri. Baginya, setiap pengetahuan yang diperoleh menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan.
Antusiasme Limbar dan Astuti menjadi gambaran bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kesempatan belajar yang terbuka bagi para guru, termasuk mereka yang bertugas di daerah. Sebab, di balik setiap sekolah yang berkembang, terdapat tenaga pendidik yang terus belajar, mempersiapkan diri, dan memiliki semangat untuk membawa perubahan.
Melalui pelatihan BCKS ini, PetroChina berkomitmen melahirkan figur pemimpin sekolah yang adaptif dan visioner, yang siap membawa transformasi positif bagi kualitas mengajar di daerah. Dengan perpaduan peningkatan kapasitas guru dan pembaruan sarana fisik di 21 sekolah dasar tersebut, investasi jangka panjang ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi lahirnya generasi emas Jambi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing global. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com