Dugaan Garam Bercampur Beling Itu Tidak Benar

Syafriwan SE

INFOJAMBI.COM — Dugaan adanya garam bercampur pecahan beling, dibantah oleh Kepala Dinas KUKM dan Perindag Tanjung Jabung Barat, Syafriwan SE.

Syafriwan bersama pihak dinas kesehatan (dinkes) dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi, sudah turun mengecek ke lapangan.

Tes dilakukan secara manual. Sampel garam yang diduga mengandung beling, dilarutkan dalam air, menggunakan mangkok lalu diaduk.

Setelah diaduk rata, hasilnya garam melarut secara menyeluruh, tanpa meninggalkan sisa. Disimpulkan, garam itu mengandung unsur kaca.

Syafriwan menjelaskan, tes dilakukan beberapa kali. Garam bahkan dua kali dilarutkan dalam air, di dua lokasi berbeda.

Tes pertama, dilakukan di rumah Rita, warga yang menemukan garam mengandung kaca. Tes kedua, di toko tempat Rita membeli garam tersebut. Hasilnya sama.

Pengujian disaksikan langsung oleh Rita dan pemilik toko yang menjual garam itu. Dari BPOM diwakili oleh Kurniati, Fauziah dan Edi Satria.

Kabid Perdagangan dan Pasar Dinas KUKM dan Perindag Tanjung Jabung Barat, Yenni Warni Putriyati Rosa SH, dan stafnya, ikut pula menyaksikan pengujian tersebut.

Menurut Syafriwan, Kamis pekan lalu pihaknya mengambil sampel garam di rumah Rita, bersama petugas dinkes. Tes yang dilakukan saat itu hasilnya garam juga larut dalam air.

“Tidak ada unsur kristalnya, apalagi kaca. Tidak ada sama sekali,” tegas Syafriwan.

Syafrizan mengakui, benda yang mirip kristal atau beling bening itu memang agak keras. Tapi benda itu adalah garam, bukan kaca.

“Masyarakat jangan khawatir, garam yang diduga bercampur kaca itu tidak ada. Kami sudah melakukan uji manual,” kata Syafriwan. (Raini — Tanjung Jabung Barat)

 

Kategori Kesehatan

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.