Dugaan Korupsi PDAM Makassar Mengalir ke KPK

Penulis : Tim Liputan
Editor : Dora

INFOJAMBI.COM – Sulut Corruption Watch meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menindak lanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terkait pengelolaan keuangan di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kota Makasar.

Permintaan tersebut disampaikan melalui laporan tertulis, yang ditandatangani Koordinator SCW, Deswerd Zougira, Jumat (31/1/2020).

Dalam laporan itu disebutkan, ada potensi kerugian keuangan negara ratusan milyar rupiah, akibat kerjasama antara pihak swasta dan PDAM sepanjang periode tujuh tahun terakhir.

Kerja sama itu meliputi pengembangan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) V Sombo Opu, dengan nilai investasi Rp. 455 milyar lebih, dan IPA Macini Sombala dengan nilai investasi Rp. 69 milyar lebih melibatkan salah satu oknum direksi.

SCW mendesak KPK memproses laporan ini, sebagaimana KPK memproses hukum kasus kerja sama PDAM Kota Makasar dengan pihak swasta pada pengelolaan IPA II Panakukang, beberapa waktu lalu.

Kepada wartawan Deswerd berjanji menggelar jumpar pers pekan depan, untuk menjelaskan secara rinci kerugian keuangan negara dimaksud.

“Sabar, pekan depan saya mengundang media untuk membeberkan data konkrit laporan kami ke KPK,” kata Deswerd di gedung KPK. #

Kategori Nasional

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.