Emban Tugas Mulia, 400 Prajurit Yonif R 142/KJ Bertolak ke NTT

PENULIS : TIM LIPUTAN
EDITOR : DODDI IRAWAN

Prajurit Yonif R 142/KJ berangkat diantar isteri dan anak (foto : penrem)

INFOJAMBI.COM – Komandan Korem 042/Gapu, Kolonel Arh Elphis Rudy melepas keberangkatan 400 prajurit TNI yang akan menjaga pengamanan perbatasan negara, dari Jambi menuju Palembang, Sumatera Selatan, Senin (26/8/2019).

“Sesampai di Palembang mereka dilepas oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan,” ujar Elphis, seusai upacara pengantaran Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur di Markas Yonif Raider 142/KJ.

Elphis menjelaskan, berdasarkan Surat Telegram Pangdam II/Swj No : ST/1443/2019 tanggal 22 Agustus 2019, Satgas Yonif Raider 142/KJ menggantikan Satgas Yonif 408/SBH Kodam IV/DIP, yang melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan darat RI-RDTL di NTT tahun 2019.

“Mereka melaksanakan tugas di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur selama kurang lebih sembilan bulan. Selamat jalan, selamat bertugas, semoga sukses,” kata Elphis.

Tugas operasi ini merupakan kehormatan bagi prajurit TNI dan misi mulia yang harus dilaksanakan tanpa keraguan. Danrem mengajak prajurit meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Jaga dan hindarkan diri dari perbuatan yang melanggar hukum dan pelanggaran HAM, karena sekecil apapun pelanggaran akan menjadi perhatian dan sorotan masyarakat dan dapat merusak citra TNI pada umumnya dan Kodam II/Swj pada khususnya,” pesan Elphis.

Elphis menegaskan, prajurit harus menghormati kearifan lokal, kultur dan budaya masyarakat setempat, dalam rangka merebut simpati dan hati rakyat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Berbekal hasil latihan pratugas yang telah dilaksanakan dan dilandasi mental dan moral kejiwaan Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI, kalian menjadi prajurit yang bertanggung jawab akan tugas kepada bangsa dan negara,” lanjutnya.

Kepada anggota yang ditunjuk sebagai komando perumahan atau yang tinggal di satuan diminta meningkatkan pengawasan terhadap keluarga prajurit yang ditinggal tugas.

“Sedikit saja permasalahan akan besar pengaruhnya terhadap keberhasilan tugas Yonif Raider 142/Ksatria Jaya di medan tugas. Pelaksanaan perizinan harus benar-benar tegas dan ketat, hanya untuk kepentingan yang sangat-sangat mutlak bagi keluarga prajurit,” katanya.

Kepada Ketua Persit Cabang Yonif 142/Ksatria Jaya maupun ranting, agar menggiatkan hal-hal positif yang berkaitan dengan pembinaan untuk meningkatkan mental, moril dan moral ibu-ibu selama ditinggalkan tugas, sehingga terhindar dari perbuatan-perbuatan yang negatif.

Kepada seluruh anggota persit dimanapun juga, dalam berkomunikasi dengan suaminya di medan tugas agar senantiasa menginformasikan hal-hal yang menyejukkan untuk menyemangati suami dalam penugasan serta perbanyak do’a untuk suami yang sedang melaksanakan tugas negara di wilayah perbatasan.

“Diharapkan seluruh prajurit Yonif Raider 142/Ksatria Jaya dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan sukses,” ujar Elphis. ***

Kategori Lensa

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.