Enam Warga Pangkalan Jambu Masih Diperiksa Polres Kerinci

Ruangan Satreskrim Polres Kerinci

INFOJAMBI.COM – Enam warga Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin, yang diamankan aparat Polres Kerinci, karena melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) masih diperiksa di Polres Kerinci.

Sebelumnya, Sekda Kota Sungai Penuh, Pusri Amsy, berjanji akan membebaskan keenam warga Pangkalan Jambu yang menambang emas di Kecamatan Batang Merangin, Kerinci, Jumat (16/2/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto mengatakan, saat penangkapan di Pemetai Lama, Muara Emat, dipimpin Kabag Ops Polres Kerinci, AKP M Alpian bersama Kasat Sabhara AKP Syafrudin Amir dan Kasat Reskrim Iptu Dedi Kurniawan ditemukan sejumlah barang bukti.

Aparat kepolisian mengamankan satu unit excavator yang sedang melakukan kegiatan PETI dan emas hasil tambang liar. Penambang waktu itu ada sekitar 50 orang. Mereka langsung diamankan.

“Lokasi kami pasang police line,” kata Kapolres Dwi Mulyanto.

Kapolres mengungkapkan, warga yang diamankan adalah WS (36) warga Muara Emat, AS (36) warga Perentak, MS (40) dan JR (44) warga Bukit Perentak, YI (40) warga Desa Birun Merangin dan IL (37) warga Desa Bukit Batu,  Padang Aur, Sungai Manau, Merangin.

Sedangkan barang bukti yang diamankan diantaranya emas seberat dua gram dalam botol berisi air dibungkus plastik putih.

Juga disita dua tas sandang Benacity coklat, satu buah nozol dompeng dalam botol, tiga buku catatan pengeluaran dan pemasukan, dua wellcome serabut (saringan emas), satu karpet hitam serta satu buah dulang terbuat dari akar kayu.

Pantauan di Polres Kerinci hingga pukul 15.00 WIB, keenam pelaku PETI itu masih dalam ruang pemeriksaan penyidik Satuan Reskrim Polres Kerinci. Terlihat Syarif, Kasi Pemerintahaan Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin mendatangi Polres Kerinci dan masuk ke ruangan kasat reskrim. (Riko Pirmando – Kerinci)

 

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.