Erdogan: Pengucilan Qatar Adalah Tindakan yang Tidak Manusiawi dan Islami

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyesalkan keputusan Arab Saudi dan beberapa negara Arab lainnya yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.
Keputusan tersebut diambil karena dugaan bahwa Qatar menyokong aksi terorisme dan mulai menjalin hubungan akrab dengan musuh negara Arab, yaitu Iran.

Dalam pidato parlemen di Ankara (13/6), Presiden 63 tahun tersebut menyebut pengisolasian Qatar sama halnya dengan ‘hukuman mati’. “Sebuah kesalahan besar terhadap Qatar. Mengucilkan sebuah negara dalam segala aspek adalah tindakan tidak manusiawi dan islami,’ jelasnya.
“Qatar sudah menunjukkan keseriusan mereka dalam memberantas terorisme ISIS bersama Turki. Menuduh Qatar seperti ini tidak ada gunanya,” lanjutnya lagi.

Erdogan juga menyayangkan sikap Raja Salman. Sebagai pemimpin di teluk Arab, ia harus memimpin kawasan tersebut dalam mengatasi masalah ini.


Qatar mulai dikucilkan sejak minggu lalu. Adapun negara yang mengucilkan dan memutuskan semua hubungan dengan Qatar adalah Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Mesir.
Keputusan tersebut diambil Arab dan negara lainnya beberapa hari setelah kunjungan presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke Arab Saudi.

Laporan : Lery Ridha Daulay
Source    : Berbagai Sumber

Kategori Dunia

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.