Senin, 24 September 2018 | 15:08

Fachrori Harap GPN Mudahkan Masyarakat Lakukan Transaksi Pembayaran

ADVERTORIAL

Kampanye GPN Bank Indonesia Perwakilan Jambi.

INFOJAMBI.COM – Plt Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar, mengharapkan, kehadiran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) lebih memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran dan dapat menikmatinya dengan biaya yang lebih rendah.

Fachrori menyampaikan masalah itu pada kampanye di kantor Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Telanaipura, Minggu (16/9/2018).

Kampanye GPN di Provinsi Jambi merupakan gelombang III, karena gelombang I dan II sudah dilaksanakan Agustus 2018. dan kali ini Kampanye GPN dilaksanakan 17-20 September 2018.

“Biaya lebih rendah yang ditawarkan GPN dapat dinikmati pedagang dan pembeli. Bukan hanya itu, GPN juga untuk para penerima bantuan sosial pemerintah, sehingga penerima manfaat tidak dikenakan biaya dalam melakukan pencairan,” tutur Fachrori.

Menurut Fachrori kampanye GPN menjadi momentum penting, dalam pengejawantahan blueprint sistem pembayaran di Indonesia. GPN menjadi sebuah terobosan dalam menghilangkan fragmentasi melalui interkoneksi dan interoperabilitas, antar penyelenggara jasa sistem pembayaran.

“Jadi, GPN merupakan suatu upaya untuk mewujudkan sistem pembayaran nasional yang aman, lancar dan handal dalam membangun pengembangan, ketahanan serta meningkatkan daya saing,” terang Fachrori.

Lebih lanjut, Fachrori mengatakan, Pemprov Jambi sangat mendukung integrasi operasi dan koneksi sistem pembayaran di Indonesia, melalui program GPN ini, karena penerusan transaksi pembayaran seluruhnya dilakukan di dalam negeri sejalan dengan semangat dalam meningkatkan nasionalisme dan rasa bangga kepada Indonesia.

Kampanye GPN Bank Indonesia Jambi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto, menyampaikan, GPN merupakan wujud dalam rangka mendukung gerakan nasional non tunai di Indonesia yang menginginkan pembayaran lebih efisien. Tujuan agar sistem pembayaran bisa berjalan lancar, aman dan efisien, sehingga dapat menunjang perekonomian nasional, khususnya perekonomian di Provinsi Jambi.

“GPN ini memiliki lima manfaat, bisa diterima disemua transaksi pembayaran, bertransaksi dengan aman dan nyaman, biaya transaksi lebih efisien, tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar, dan biaya administrasi lebih murah,” ungkap Bayu.

Menurut Bayu, selama ini dalam melakukan transaksi non tunai, baik menggunakan kartu debit maupun kartu kredit, pada meja pedagang terdapat alat elektronic data capturing (edc) atau alat untuk menggesek kartu, bermacam-macam jenisnya, sesuai Bank masing-masing, sehingga menyulitkan masyarakat, karena kartu harus sesuai alatnya, serta sangat membebani masyarakat dengan biaya administrasinya.

“Kita juga bisa melihat, pada kartu debit atau kredit di pojok bawah terdapat logo penyelenggaranya, ada visa atau master, dimana pihak-pihak tersebutlah yang menyelesaikan transaksi. Bank Indonesia melalui GPN menjawab tantangan itu semua, untuk kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam bertransaksi non tunai dengan biaya yang lebih rendah,” jelas Bayu.

“Jadi, GPN ini hadir untuk mengatasi sulitnya dalam melakukan pembayaran non tunai, dengan artian pembayaran non tunai bisa dilakukan pada semua alat penggesek kartu. GPN ini menjawab semua dalam mendukung gerakan nasional non tunai Indonesia, serta semakin pesatnya pertumbuhan transaksi non tunai yang juga sangat didukung oleh Pemerintah Pusat,” tambah Bayu. ( Richi/Roni/Adi Putra )

Editor : M Asrori S


Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.