Fachrori : Pembangunan Infrastruktur Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

Penulis : Tim Liputan
Editor : Dora

INFOJAMBI.COM — Gubernur Jambi, H Fachrori Umar, memimpin upacara Hari Bhakti ke-74 Pekerjaan Umum, di Lapangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Selasa (3/12/2019).

Fachrori menegaskan, pembangunan infrastruktur harus bermanfaat bagi masyarakat. Fachrori bersama Dinas PUPR dan OPD terkait sering melihat langsung pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi.

Gubernur berharap pembangunan yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat . Seluruh jajaran pemerintah dan mitra yang terlibat harus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur fokus memberikan manfaat.

Ada beberapa PR yang menjadi tanggungjawab Dinas PUPR, diantaranya fokus menyelesaikan beberapa pembangunan yang telah diprogramkam Jambi Tuntas 2021.

“Saya juga mengajak kabupaten/kota bekerja dan bersinergi membangun. Saya lihat banyak jalan sudah rusak dan harus dilakukan perbaikan. Penggunaan teknologi saat ini sangat penting dalam setiap bidang pekerjaan, termasuk bidang infrastruktur. Saya minta pembangunan infrastruktur didukung oleh teknologi dan hasil riset yang aplikatif, sehingga menghasilkan pembangunan berkualitas,” jelas Fachrori.

Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gubernur Jambi menyatakan, lima tahun terakhir telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur besar-besaran, seperti jalan tol, bandara, pelabuhan untuk mendukung tol laut, pembangkit tenaga listrik dan bendungan.

“Infrastruktur dasar pedesaan juga terus dibangun, seperti saluran air bersih, jalan-jalan desa, perbaikan saluran irigasi dan embung, yang tidak dilakukan hanya di Pulau Jawa saja, tapi ke seluruh wilayah Indonesia bagian timur, wilayah pedalaman, kawasan terisolir, dan daerah perbatasan. Hal ini kita lakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, tapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita,” ujar Presiden.

Presiden mengungkapkan, meskipun semua telah bekerja keras, agenda pembangunan infrastruktur belum selesai.

“Kita masih punya pekerjaan rumah, masih ada pekerjaan berat pembangunan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Dibandingkan dengan negara-negara lain, kita memang masih tertinggal. Peringkat infrastruktur negara kita tahun 2018 berada di posisi 71 dari 140 negara. Di tingkat ASEAN saat ini, daya saing infrastruktur kita masih berada di posisi 5, kalah dengan Thailand, Brunei, Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk bekerja lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan dan menjadi yang terdepan,” tambah presiden.

Kepala Dinas PUPR Provinsi menyatakan bahwa LPSE Provinsi Jambi jembatan kuning hijau 80% saat ini telah dilaksanakan 78%. “PUPR Provinsi Jambi dibebankan jalan 80% dalam kondisi mantap, diharapkan dapat kita laksanakan dan saat ini telah 78% jalan dalam kondisi mantap tinggal 2% lagi, diupayakan tahun depan dan di tahun 2021.

Dinas PUPR Provinsi Jambi juga terus berkoordinasi dengan balai untuk pembangunan jalan, terutama banyak sekali jalan yang berstatus jalan negara dan kondisi jalan pada dasarnya kondisi bagus. Yang menjadi kendala jalan Jambi – Palembang, selebihnya semua jalan dalam kondisi bagus di atas 80 %. (MAR)

Kategori Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.