Senin, 24 September 2018 | 15:11

Fachrori : Pemprov Jambi Dukung Pengembangan Jasa Keuangan Syariah

ADVERTORIAL

Plt Gubernur Jambi, H Fachrori Umar.

INFOJAMBI.COM – Plt Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar, mengatakan, Pemprov Jambi berkomitmen dan mendukung pengembangan sektor jasa keuangan syariah, sebagai bagian dari pengembangan sektor keuangan nasional dan daerah, sehingga semakin memberikan dorongan tersendiri bagi percepatan pembangunan di Provinsi Jambi.

H Fachrori Umar mengatakan hal itu, saat membuka Jambi Syariah Expo 2018, di Hall Mall WTC Kota Jambi, Sabtu (8/9/2018).

Jambi Syariah Expo diselenggarakan kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambim 8-10 September 2018, bertema “Halal Lifestyle, meliputi sektor keuangan, fashion, makanan, kosmetika, dan hotel.

Perkembangan perbankan dan keuangan syariah di Provinsi Jambi saat ini sudah berdampak pada perkembangan sektor bisnis syariah lainnya. Untuk itu diperlukan sinergi satu sama lain, agar dapat saling mendukung serta membangkitkan potensi ekonomi yang belum tersentuh.

“Pelaku usaha non keuangan mulai tumbuh menggunakan prinsip syariah secara signifikan dalam periode 10 tahun terakhir. Ada beberapa bisnis yang telah menggunakan prinsip syariah, seperti islamic fashion, produk makanan halal, obat-obatan, kosmetik, hotel, restoran, dan syariah tourism,” ujar Fachrori.

Salah stand Jambi Syariah Expo 2018.

Kegiatan ini kata Fachrori, salah satu upaya dalam mendorong pertumbuhan dan memperbesar pangsa pasar keuangan syariah, sehingga dapat berkontribusi lebih besar lagi, bagi pembangunan di Provinsi Jambi.

“Saya juga mengharapkan, kegiatan ini bisa meningkatkan literasi keuangan syariah pada masyarakat secara luas dan meningkatkan loyalitas nasabah lembaga keuangan syariah, serta mendorong masyarakat menjadikan penggunaan jasa keuangan syariah sebagai lifestyle,” pungkas Fachrori.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto, mengatakan, potensi ekonomi syariah di dunia sangat besar. Namun, Indonesia hanya sebagai pasar dan pengguna saja.

“Kita harus terus berusaha untuk menjadi produsen, karena potensinya sangat besar sekali, ada kuliner, fashion, kosmetika, dan produk makanan halal,” kata Bayu.

Pada triwulan II tahun 2018, ungkap Bayu, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi berada di angka 4,7 persen dengan tingkat inflasi sebesar 3,48 persen. Ini menjadi lingkungan yang bagus untuk pengembangan ekonomi syariah, serta didukung oleh struktur demografi Provinsi Jambi yang didominasi oleh generasi muda dengan persentase 68 persen berusia 15-45 tahun.

“Saya harap, lewat kegiatan ini bisa lebih meningkatkan lagi literasi keuangan syariah dan inklusi keuangan syariah di Jambi. Kegiatan ini kita selenggarakan ditengah keramaian, tujuannya agar masyarakat umum lebih mengetahui terkait jasa keuangan syariah,” tutur Bayu. ( Richi/Adi Putra )

Editor : M Asrori S


Kategori Ekonomi dan Bisnis,Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.