Fachrori Setuju Costsharing Bangun Jembatan Nisa

PENULIS : WILLY
EDITOR : DORA

Sungai yang menghubungkan Nipahpanjang dan Sadu (foto : rustam)

INFOJAMBI.COM – Rencana pembangunan jembatan Nipahpanjang – Sadu (Nisa) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur segera menjadi kenyataan. Itu setelah Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyatakan setuju membantu pembiayaannya.

Penegasan bantuan pembiayaan itu disampaikan langsung oleh Fachrori, seusai panen raya tangkar benih padi, di Desa Simpangdatuk, Kecamatan Nipahpanjang, Tanjung Jabung Timur, Rabu (20/3/2019).


“Kami setuju pola cost sharring yang ditawarkan Bupati Tanjabtim. Jembatan itu sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Fachrori. Ucapan Fachrori itu langsung disambut ucapan Alhamdulillah oleh Bupati Romi yang berdiri di sebelah Fachrori.

Jembatan Nisa akan menyatukan satu-satunya kecamatan yang masih belum terkoneksi dengan jalur darat di Kabupaten Tanjabtim. Sejak berdiri pada 1999, Pemkab Tanjabtim terus membuka keterisolasian wilayah, dengan membangun akses darat bagi setiap kecamatan dan desa.

Dua kali pemekaran wilayah yang semula terdiri dari tiga kecamatan, menjadi enam kecamatan, hingga sekarang 11 kecamatan, seluruh wilayah Tanjabtim sudah terkoneksi. Kecuali Kecamatan Sadu yang masih membutuhkan sebuah jembatan penghubung ke Nipahpanjang.

Bupati Romi Hariyanto menegaskan, jembatan  Nipah – Sadu sangat strategis, terutama untuk optimalisasi pemberdayaan sumber daya Kecamatan Sadu. Apalagi Sadu juga sedang bersiap menjadi kawasan ekonomi baru seiring rencana pembangunan pelabuhan Ujung Jabung.

“Dengan dukungan Pak Gubernur, kami optimis perubahan APBD tahun ini atau setidaknya awal tahun depan sudah kita mulai progres pembangunan fisik jembatannya,” urai Romi.

Dengan keberadaan jembatan tersebut, percepatan pengembangan kawasan wisata Pantai Cemara dan Taman Nasional Berbak juga akan terpacu.

Di Sadu dan Nipahpanjang Seberang diketahui sebagai sentra pertanian padi. Jembatan ini diharap mampu meningkatkan NTP atau nilai tukar petani.

Pembangunan jembatan Nipah – Sadu diperkirakan menelan anggaran sekitar 170 sampai 200 miliar rupiah. DED dan FS rencana tersebut sudah ada. Hanya tinggal pembebasan sedikit lahan oprit jembatan.

Kepala Bappeda Provinsi Jambi, Doni Iskandar, sepekan lalu saat menghadiri musrenbang Kabupaten Tanjabtim di Muarasabak, juga menegaskan Pemprov Jambi akan mengupayakan bantuan pembiayaan pembangunan jembatan itu. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.