Fadli Zon: Pasar Senen Tidak Boleh Alih Fungsi

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon,saat meninjau Pasar Senin paska kebakaran ll Bambang Subagio

JAKARTA – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, pembangunan kembali proyek Senen, Jakarta Pusat yang terbakar Kamis (19/1) pekan lalu, harus dikembalikan fungsi semula sebagai pasar rakyat.

Sesuai janji Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, Pasar Proyek Senen, tidak boleh alih fungsi menjadi Mall, Apartemen atau bangunan lainnya.

“Saya tegaskan  kembali, pembangunan Proyek Senen harus tetap menjadi Pasar Rakyat. Tidak boleh diubah menjadi mall ataupun apartemen,” ujar Fadli Zon, saat peninjauan Proyek Senen, Senin (23/1).

Fadli mengungkapkan, pasar Senen tak bisa dilepaskan dari sejarah ekonomi rakyat. Hanya Proyek Senen itu yang tinggal untuk rakyat. Pemerintah DKI Jakarta harus memahaminya. Pasar Senen merupakan simbol ekonomi rakyat, dan harus dipertahankan sebagai tempat ekonomi rakyat.

“Tidak boleh diubah menjadi mall, apartemen, kecuali menjadi pasar rakyat. Jadi, kami harap Bapak, Ibu, sabar. Kalau pun nanti dibangun, maka perioritas peruntukkannya adalah untuk pedagang yang selama ini bedagang di sana,
“ ujar Wakil Ketum Gerindra itu.

Usai meninjau beberapa kios yang turut terbakar, Fadli Zon, meminta aparat kepolisian meneiliti apa yang menjadi penyebab terbakarnya pasar ini.

“Apakah karena faktor teknis atau yang di luar dugaan,“ katanya seraya berjanji akan menyampaikan aspirasi para pedagang kepada Pemprov DKI Jakarta, melalui kader Gerindra yang duduk di DPRD DKI Jakarta.

Pedagang korban kebakaran menolak ditempatkan di Blok 5 karena lokasi itu dianggap tidak layak dari sisi kekuatan konstruksi bangunan. Untuk itu Fadli, berjanji akan menyampaikan aspirasi itu kepada Pemprov DKI Jakarta, melalui kader Gerindra yang duduk di DPRD DKI Jakarta.

Kordinator pedagang dari blok I dan II proyek Senen, Bambang, ada lima tuntutan dari pedagang proyek Senen. Pertama, menuntut penampungan para pedagang (korban kebakaran pasar Senen) di parkiran pasar Senen. Kedua menolak penempatan di Blok 5, karena tidak layak pakai. Ketiga seluruh pedagang diberikan hak yang sama (pengontrak) dan yang punya SIP.

“Menuntut pemerintah memberikan bantuan modal usaha kepada seluruh pedagang pasar Senen dan kami butuh makan dan kehidupan, “ katanya. (infojambi.com)

Laporan : Bambang Subagio ll Editor : M Asrori

Kategori Nasional

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.