Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:29

Fasha Minta LAM Terbitkan Batasan Hukum Adat

KOTAJAMBI — Walikota Jambi, H Syarif Fasha membuka Musda ke-VIII Lembaga Adat Melayu (LAM) Tanah Pilih Pesako Betuah, Kota Jambi, bersama para tokoh Lembaga Adat Kota Jambi, di Balai Adat Tanah Pilih Pesako Betuah, Kamis (18/5) pagi.

Pembukaan musda ditandai dengan pemukulan gong. Walikota Jambi, Syarif Fasha mengucapkan selamat atas terselenggaranya musda ini. LAM dituntut melaksanakan tugas dengan baik dan menciptakan program-program baru untuk mengawal budaya dan adat Kota Jambi.

“LAM diharap membuat program-program untuk mengawal budaya dan adat Kota Jambi, khususnya budaya dan adat Melayu,” kata Walikota Fasha.

Fasha juga berharap LAM tampil kedepan dan adat merupakan pagar terakhir. Menurutnya, sekarang teknologi semakin canggih, jika adat tidak dapat membendung teknologi, maka budaya akan menipis.

“Adat harus mampu membendung teknologi. Kalau teknologi semakin maju, budaya akan semakin menipis,” jelas Fasha.

Terkait aturan adat yang belum ada perda, Fasha menghimbau Lembaga Adat memberi batasan-batasan aturan hukum adat, untuk menghindari perlakuan adat yang berbeda antara satu tempat ke tempat lain. (INFOJAMBI.COM)

Laporan : Dicky

 

Kategori Kota Jambi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.