INFOJAMBI.COM — DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Jambi sukses menyelenggarakan Sekolah Politik for Gen Z, sebagai upaya memperkuat wawasan politik bagi generasi muda di daerah.
Kegiatan yang diikuti 50 peserta berusia di bawah 35 tahun tersebut berlangsung di Kantor DPTD PKS Kota Jambi, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: PAN dan PKS Teken Penolakan RUU Omnibus Law
Mayoritas peserta adalah kalangan mahasiswa yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap dinamika pemerintahan dan partai politik.
Inisiatif ini digagas Sekretaris DPD PKS Kota Jambi, Wasril Tanjung, berkolaborasi dengan Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa.
Baca Juga: Siapkan Seluruh Kekuatan, PKS All Out Menangkan Haris-Sani
Ketua DPD PKS Kota Jambi, Z Muttaqin, membuka sesi pertama dengan memaparkan urgensi keterlibatan pemuda dalam panggung politik nasional maupun global.
Ia menegaskan, sejarah peradaban dunia selalu menempatkan kaum muda sebagai aktor utama, bukan sekadar penonton di pinggir lapangan.
Baca Juga: Bidik 8 Kursi, PKS Targetkan Raih Kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi
“Sudah sepatutnya anak muda ambil bagian di perpolitikan. Politik adalah seni mengatur berbagai kepentingan. Jika kita tidak terlibat, kita akan diatur oleh kepentingan lain,” ucap Muttaqin memotivasi peserta.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, ditandai dengan munculnya berbagai pertanyaan kritis mengenai cara berproses dalam dunia politik.
Beberapa pemuda juga menanyakan langkah praktis untuk tetap konsisten di jalur politik, meskipun menghadapi tantangan opini publik beragam.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Rizqi Satria Prayogie, yang juga anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi PKS. Sebagai Ketua Bidang Pemuda, Rizqi membagikan pengalaman pribadi mengenai dinamika kerja dan pengambilan kebijakan di gedung parlemen.
Rizqi menyoroti pentingnya pengalaman berorganisasi sejak dini sebagai modal utama bagi pemuda yang ingin terjun ke dunia legislatif. Ia melihat kemampuan retorika dan penguasaan panggung mantan aktivis kampus sangat terasa dampaknya saat berdebat di gedung DPRD.
“Kalian yang aktif di organisasi sejak muda, beruntunglah! Saya melihat betul bagaimana para mantan aktivis organisasi kampus sangat lihat menguasai panggung di gedung DPRD,” ungkap Rizqi di hadapan para mahasiswa.
Pada sesi puncak, giliran Wasril Tanjung memaparkan mekanisme dan tahapan konkret bergabung dalam partai politik. Ia menjelaskan secara mendalam mengenai berbagai keuntungan, tantangan, serta proses kaderisasi yang menjadi ciri khas PKS.
Wasril menekankan, partai memberi ruang yang luas bagi pemuda, baik yang ingin menjadi pengurus inti maupun sekadar simpatisan aktif.
Penjelasan ini bertujuan memberikan gambaran objektif bagi para pemuda yang ingin serius meniti karier sebagai kader partai.
“Jika kalian ingin menjadi pengurus partai PKS, mesti ikut proses kaderisasinya. Namun jika hanya ingin mengikuti agendanya saja, juga tidak apa-apa,” jelas Wasril terkait pilihan bergabung di partai.
Hasil pertemuan perdana ini terbilang sangat sukses. Seluruh peserta menyatakan kesiapan bergabung menjadi anggota PKS. Mereka langsung dikelompokkan berdasarkan minat dan wilayah, agar dapat segera mengikuti jenjang kaderisasi partai secara berkelanjutan.
Pihak panitia menyatakan, sekolah politik ini merupakan program reguler yang akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali bagi generasi muda Jambi. Evaluasi dan pengembangan materi terus dilakukan, guna memastikan kualitas pemahaman politik peserta semakin meningkat.
Pertemuan kedua dijadwalkan kembali digelar pada Juli 2026, dengan tema lebih spesifik. PKS Kota Jambi berharap langkah ini melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang memiliki integritas dan pemahaman politik yang matang. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com