Senin, 21 Mei 2018 | 04:08

Gagal ke Final, Persija Dikalahkan Home United 1-3

Laporan Bambang Subagio


INFOJAMBI.COM – Persija Jakarta gagal melangkah kefinal Piala AFC 2018 setelah dihentikan oleh Home United di babak semifinal 1-3 pada laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (15/5/2018). Dengan demikian, tim Macan Kemayoran kalah agregat 6-3 dari Home United dalam dua leg semi-final.

Home United, secara mengejutkan mencuri gol lebih dulu di menit ke-6 Shahril Ishak. Gol itu lahir karena bola tangkapan Rizky Darmawan lepas. Gol balasan Persija dicetak melalui eksekusi penalti oleh Marko Simic setelah terjadi pelanggaran di kotak penalti.

Home Unite, kembali menggandakan keunggulan melalui titik putih oleh Shahril Ishak setelah bek kiri Persija Rezaldi Hehanussa melakukan pelanggaran. Kiper Persija Rizky membaca eksekusi dari Shahril Ishak, tapi sayang tangkapannya (lagi-lagi) lepas dan disambar Shahril untuk menjadikan skor 2-1.

Perjuangan Persija makin sulit karena mereka harus bermain dengan sepuluh orang saja sejak menit 37′. Jaimerson Xavier harus mandi lebih awal setelah diganjar kartu kuning kedua lantaran melanggar pemain Home dari belakang.

Gol ketiga dicetak oleh Home melalui sundulan Song Ui-yong yang menyambut umpan silang rekannya ke tiang jauh. Pemain Persija protes karena menilai Ismed Sofyan lebih dulu dilanggar.

Kartu merah Persija bertambah, setelah Daryono mengamuk di bench hingga dikartu merah wasit. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, dengan sepuluh pemain, Persija tidak mampu mencetak gol tambahan. Masuknya Pergantian pemain Addison Alves menggantikan Novri Setiawan di menit ke-62 dan Bambang Pamungkas mengantikan Sandi Sute di menit ke-77 juga tak mampu memperkecil ketinggalan Persija.

Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan usai, yang berarti Macan Kemayoran tersingkir dari Piala AFC dengan agregat 6-3, dari Home.

Selepas pertandingan, pelatih Persija, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues, mengkritik kinerja wasit Turki Mohammed A. Alkhudhayr. Menurutnya, wasit asal Arab Saudi itu tak adil dalam memimpin pertandingan.

Stefano Cugurra mengatakan kekalahan timnya akibat kurang konsentrasi sehingga kebobolan gol cepat. Persija kebobolan dua gol pada 12 menit pertama dan gagal bangkit mengejar ketertinggalan.

“Padahal saya sudah bicara banyak dengan pemain dan meminta mereka agar lebih fokus dan konsentrasi hati-hati. Namun, di lapangan, dalam sebuah pertandingan sepak bola, semua kesalahan bisa terjadi,” katanya.

Editor Wahyu Nugroho

Kategori Nasional

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.