Gagasan Ketua DPD RI Mewarnai Hasil Akhir Forum MIKTA Meksiko

Penulis : Bambang Subagio
Editor : Dora

INFOJAMBI.COM – Kendati baru kali pertama menghadiri pertemuan pimpinan parlemen MIKTA, pokok-pokok pikiran Ketua DPD RI Lanyalla Mahmud Mattalitti pada Minggu (7/11/2019) lalu, menarik perhatian negara-negara MIKTA lainnya.

Melalui keterangan tertulis yang diterima, dicantumkannya berbagai pemikiran dari Ketua DPD RI dalam rangkuman hasil akhir pertemuan pimpinan parlemen MIKTA yang disepakati di akhir pertemuan tersebut pada Senin (11/11/2019).

Bahkan kesimpulan akhir pertemuan legislatif tingkat tertinggi MIKTA tersebut diwarnai oleh gagasan-gagasan DPD RI dalam rangka melibatkan pelaku ekonomi berskala kecil dan menengah dalam kerjasama lintas kawasan tersebut.

“Para pimpinan parlemen MIKTA mengakui pentingnya kerjasama lintas kawasan guna mengonsolidasikan ekonomi kreatif agar dapat melibatkan masyarakat di berbagai daerah sesuai dengan butir ke-8 dari Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 8), ” ujar Lanyalla saat memimpin sidang sesi kedua.

Rangkuman pertemuan MIKTA tersebut juga berisi pengakuan terhadap posisi DPD RI yang disampaikan oleh Lanyalla Mattalitti di sidang ke-5 ketua-ketua parlemen MIKTA bahwa sumber kemakmuran masa depan tidak terletak pada ketersediaan sumberdaya alam melainkan pada ketersediaan sumberdaya manusia.

“SDM yang berkualitas dan tinggi tingkat keahliannya ini disebut brainpower yang dapat memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan masyarakat, ” kata Lanyalla dalam sidang tersebut.

Kesimpulan akhir forum MIKTA itu juga mengulangi pendapat Lanyalla ketika ia memimpin sidang bahwa kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh sumberdaya manusia yang ahli itulah yang akan mendorong semakin banyak masyarakat terlibat dalam pembangunan ekonomi kreatif di negara-negara MIKTA.

Gagasan lain yang dikemukakan oleh Ketua DPD RI dalam forum MIKTA tersebut adalah perlunya melindungi Hak Kekayaan Intelektual dari negara-negara MIKTA sebab dalam pengembangan ekonomi digital yang merupakan bagian dari ekonomi kreatif, terdapat banyak kreasi dan inovasi baru yang perlu dilindungi.

Gagasan Ketua DPD RI ini secara jelas dicantumkan dalam hasil akhir forum MIKTA Meksiko, yang menandakan bahwa suara Indonesia diperhitungkan di forum lintas kawasan ini karena Indonesia merupakan negara terbesar ketiga di dunia —setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan— dalam hal kontribusi nilai ekonomi kreatif terhadap PDB nasional, yang kini sudah encapai 7.2 persen.

Rangkuman akhir MIKTA Meksiko itu juga mencantumkan gagasan lain lagi dari Ketua DPD RI yaitu perlunya menggunakan platform ekonomi digital untuk memberdayakan pelaku ekonomi menengah, kecil, dan mikro di berbagai daerah sebagai strategi bertahan (survival) di alam pasar bebas. “Bagi Indonesia, implementasi gagasan ini akan memberdayakan 62 juta pelaku UMKM yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara, ” ujar Lanyalla.

Kategori Nasional

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.