Gas Elpiji 3 Kg Langka, Pangkalan Jual Diatas HET

Gas 3 kg di Kuala Tungkal langka ll foto : Raini

KUALATUNGKAL – Ulah pangkalan gas bersubsidi mulai jadi sorotan masyarakat. Pasalnya, selain gas sering langka, harga eceran selalu melebihi (HET) yang telah di tetapkan pemerintah.

Tak hanya itu, pihak pangkalan yang ada di Desa, kerap melakukan penjualan gas 3 Kg bersubsidi ini, keluar dari wilayah Desa. Dampak harga gas melambung dan warga pun menjerit karena kehilangan hak untuk membeli gas bersubsidi.

Di Desa Sungai Jering Kecamatan Pengabuan. Gas elfizi 3 Kg dipasok sebanyak 560 tabung per 15 hari, ternyata kerap dijual pihak pangkalan ke warga pulau kijang. Selain itu, pangkalan yang di kelola Kades ini, juga membandrol harga berpariasi, Rp 23 ribu sampai 25 ribu per tabung.

Iwan, anggota LSM LPA2DP wilayah Pengabuan, membenarkan, banyaknya laporan masyarakat terkait ulah pangkalan gas bersubsidi di wilayahnya.


“Banyak laporan masyarakat ke LSM kami, terkait ulah pangkalan gas di Pengabuan ini, terutama pangkalan yang ada di Desa Sungai Jering, selain harga di atas HET, kabarnya gas 3 Kg juga kerap di jual ke wilayah pulau kijang,” katanya.

Salah satu warga Desa sungai Jering saat di komfirmasi membenarkan jika gas elfizi 3 Kg di wilayahnya sangat sulit di dapat, “kami sering beli kepasar Teluk Nilau, karena di sini sulit di dapat, dan gas selalu habis itu kata yang punya pangkalan.

Seorang warga Desa Sungai Jering, yang enggan namanya mengakui, harga gas 3 kg selalu berbeda dengan yang ada di pasar dan pangkalan lainnya, di Kecamatan Pengabuan. Paling menurutnya, Rp 23 ribu per tabung, kalau pas lagi putus bisa mencapai Rp 25 ribu, katanya.

Terpisah salah satu pemilik pangkalan di wilayah Teluk Nilau, sangat menyayangkan jika ada pangkalan yang berlaku demikian. Karena tiap pangkalan sudah di beri harga eceran tertinggi (HET).

“Kok ada yang berani jual dengan harga begitu, apa lagi sampai jual ke wilayah luar, itu sudah kelewatan,” sesalnya.

Kades Sungai Jering, Eko, sebagai pemilik wilayah sekaligus pemilik dan pengelola pangkalan gas elpiji bersubsidi, belum dapat di konfirmasi. (infojambi.com)

Laporan : Raini ll Editor : M Asrori‎

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.