Jumat, 19 Oktober 2018 | 12:04

Gedung DPRD Batanghari “Dikepung” BNN

INFOJAMBI.COM – Sejumlah anggota BNNK Batanghari yang dipimpin langsung oleh kepala BNNK Kompol M. Juhairi, Senin (16/10) mendatangi gedung DPRD Batanghari. Saat sidang paripurna berlangsung, sejumlah anggota BNNK menggunakan baju kemeja putih sudah terlihat mondar mandir disekitar gedung DPRD Batanghari.

Usai sidang paripurna, M Mahdan S Kom, ketua DPRD dengan lantang memberitahu anggotanya agar tetap dalam ruang sidang dan jangan meninggalkan gedung. “Khusus anggota Dewan beserta sekretariat DPRD, jangan ada yang keluar ruangan rapat karena ada tes urine BNNK,”kata Mahdan.

Pemberitahuan tersebut sempat membuat sejumlah anggota yang hadir saat itu terkejut. Ternyata, diluar ruangan sidang, sejumlah anggota BNNK sudah siap untuk melakukan tes urine mendadak sejumlah anggota dewan yang hadir.

Singkat cerita, sekitar 25 orang anggota dewan termasuk ketua DPRD hari itu juga dilakukan tes urine. Ketua DPRD Batanghari M Mahdan S Kom, mengakui bahwa tes urine tersebut dilakukan tanpa memberitahu anggotanya. Hal ini dilakukan agar anggota konferatip diminta tes urine.

“Tes urine ini mendadak dilakukan tanpa memberitahu anggota yang hadir. Jika diberitahu, takutnya ada yang tidak mau hadir. Untuk 9 anggota dewan yang berhalangan hadir, mereka sudah diberi izin, ada yang sakit dan ada juga yang menghadiri acar di provinsi,”kata ketua DPRD Batanghari M Mahdan.

Kepala BNNK Batanghari Kompol Juhairi, saat dikinfirmasi para awak media digedung DPRD Batanghari mengatakan. Te urine anggota DPRD sengaja digelar secara mendadak karena menghadiri ada yang tidak mau di tes urine.

“Untuk hasil tes urine ini, nantinya pihak BNNK akan memberitahu ketua DPRD semua data datanya. Jika ada yang positif, maka akan kita bina secepat mungkin. Semoga dengan adanya tes urine dikalangan anggota dewan bisa menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak menggunakan narkoba,”ungkap kepala BNNK Kompol Juhairi.

Lebih jauh dikatakannya, tes urine secara mendadak tersebut dilakukan saat ada jadwal rapat paripurna. Hal ini sengaja digelar dengan harapan semua anggota dewan hadir.

“Harapan kami seperi itu, ternyata masih ada juga yang tidak hadir. Namun anggota BNNK akan jemput bola. Anggota dewan yang tidak hadir juga dites urine dilain hari. Jika tidak ada waktu mereka, kami yang akan bertemu di rumahnya,” ungkapnya. (Raden Soehoer – Batanghari)

 


Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.