INFOJAMBI.COM — Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pemulihan fasilitas umum yang hancur diterjang banjir bandang di Kabupaten Merangin menjadi prioritas utama.
Penekanan disampaikan saat dirinya meninjau langsung dampak kerusakan infrastruktur, di Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52
Al Haris menginstruksikan seluruh jajaran terkait bergerak cepat memperbaiki sekolah, jembatan, dan puskesmas, agar pelayanan publik tidak lumpuh total.
Percepatan penanganan ini dinilai krusial, guna memastikan roda perekonomian warga, serta akses pendidikan bagi anak-anak tidak terhenti lama.
Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim
Banyak sekali fasilitas umum yang rusak, sehingga perlu penanganan cepat, seperti sekolah, jembatan dan puskesmas, hingga jalan.
“Anak-anak sekolah jangan sampai terlantar karena jembatan yang tidak bisa dilalui," ujar Al Haris di lokasi bencana.
Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang
Dalam kunjungan itu warga Desa Rantau Limau Kapas minta perbaikan jembatan gantung yang merupakan akses vital desa mereka.
Al Haris pun memastikan Pemerintah Provinsi segera memetakan pembagian kewenangan anggaran antara pusat, provinsi, dan kabupaten untuk proses rekonstruksi.
Semua fasilitas umum yang melayani masyarakat akan dilihat kerusakannya. Pemerintah Provinsi Jambi melihat dulu kewenangan provinsi dan kabupaten.
“Nanti kami akan minta bantu juga pemerintah pusat, agar cepat bisa diperbaiki," sambung Al Haris menjelaskan skema perbaikan.
Selain meninjau infrastruktur, Gubernur Jambi juga menyalurkan ribuan paket bantuan darurat untuk warga di Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan logistik dasar, seperti beras, mi instan, minyak goreng, hingga pasokan air bersih siap konsumsi.
Al Haris mengakui banjir bandang kali ini menimbulkan dampak kerugian materiil yang sangat besar bagi masyarakat di pedalaman Merangin.
Banyak hunian warga dilaporkan terendam lumpur, bahkan beberapa di antaranya hanyut terbawa derasnya arus sungai.
"Banyak rumah terendam dan hanyut, jembatan rusak dan sekolah-sekolah rusak," tutur Al Haris setelah melihat langsung situasi di lapangan.
Khusus untuk Desa Rantau Limau Kapas, diserahkan 170 paket sembako lengkap, beserta ratusan lembar selimut dan kasur untuk para pengungsi.
Selain itu petugas juga menyalurkan 300 paket makanan siap saji, guna memenuhi kebutuhan konsumsi warga dalam masa tanggap darurat.
Untuk Desa Sungai Sakai juga didistribusikan 80 paket makanan anak, dan beras ratusan kilogram.
BPBD Provinsi Jambi turut memperkuat suplai logistik dengan mengirimkan ribuan bungkus mi instan, puluhan kotak makanan bayi, serta puluhan lembar matras alas tidur.
Kehadiran Al Haris di lokasi bencana didampingi Wakil Bupati Merangin Khafid Moein dan Ketua DPRD Merangin Muhamad Rifaldi.
Al Haris akan terus memantau proses pemulihan fisik bangunan hingga seluruh fasilitas umum dapat kembali digunakan secara normal.
"Intinya kita ingin segera menangani kondisi pascabanjir bandang ini," pungkasnya. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com