Gubernur Jambi Yakinkan Konjen Singapura Berinvestasi di Jambi

PENULIS : MARIA/MUSTAR
EDITOR : M ASRORI S

Konjen Singapura, Richard Grosee (kiri).

INFOJAMBI.COM – Gubernur Jambi, H.Fachrori Umar, berupaya meyakinkan Konsul Jenderal Singapura, untuk Indonesia di Medan, Richard Grosse, untuk berinvestasi di Provinsi Jambi.

Pemprov Jambi akan menerima dengan tangan terbuka, setiap investor yang datang ke Jambi, kata Fachrori Umar daam pertemuannya dengan Konsul Jenderal Singapura untuk Indonesia, di kantor Gubernur Jambi (8/4/2018).

Dalam pertemuan itu Gubernur Jambi didampingi Asisten I H.Apani Saharadin, Asisten III H. Sudirman, Kabid Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Katamso, SA.

“Secara geografis, Jambi tak terlalu jauh dari Negara Singapura, dengan letak geografis yang sangat strategis ini dan melihat pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kekayaan alam mulai sektor pertanian, pertambangan, dan perdagangan dan sektor lain yang terus berkembang, maka kami yakinkan investasi yang dilakukan di Provinsi Jambi, akan sangat menguntungkan,” jelas Fachrori.

Sumber daya alam di Jambi, kata Fachrori Umar, seperti minyak dan gas, batu bara, karet, kelapa sawit, pinang, kelapa dalam, kopi, kayu manis yang pada umumnya telah diekspor.

“Sudah banyak hasil SDA dari Provinsi Jambi yang diekspor ke Singapura, bahkan dari zaman saya kecil dulu mulai dari karet menjadi produk ekspor yang sangat penting, kopi, kelapa, pinang dan sekarang berkembang ke sawit. Kami berharap kedepannya, akan ada lagi pengembangan kerjasama yang tentunya akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Konsul Jenderal Singapura untuk Indonesia, Richard Grosse, mengatakan, kehadirannya di Jambi selain bersilaturrahmi juga memberikan penegasan, bahwa Pemerintah Singapura akan selalu membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan Indonesia, terutama Provinsi Jambi.

“Kedatangan saya, selain bersilahturrahmi, karena saya Konjen yang baru, dan ini pertama kali saya datang ke Provinsi Jambi dan saya senang sekali memiliki kesempatan untuk mengeskplorasi apa saja bentuk kerjasama yang bisa dilakukan termasuk kekayaan sumber daya alam dan pariwisata yang ada di Jambi. Saat ini Singapura sedang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Jambi di bidang IT dan Manajemen, dan kami akan sangat senang jika kami dapat bekerjasama dengan Gubernur Jambi,” ujar Konsul.

Sementara itu, Kabid Promosi Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, Katamso, SA menyatakan, Singapura adalah negara terbesar ketiga yang melakukan investasi di Jambi, setelah Malaysia dan Tiongkok.

”Ada tujuh komoditi unggulan yang dimiliki oleh Provinsi Jambi mulai dari karet, sawit, kelapa dalam dan kita berharap bahwa investasi yang dilakukan bukan lagi di sektor hulu, tapi investasi di industri hilir, seperti dibidang perkebunan sawit banyak lagi yang dapat ditelurkan. Jika industri hilir berkembang, maka akan memberikan nilai tambah yang didapat oleh masyarakat Jambi, dan Konsul Jenderal ini juga akan memfasilitasi pertemuan dengan dunia usaha di Singapura, yang diharapkan dari pertemuan ini akan menabah investasi di Provinsi Jambi,” ujar Katamso. ( Humasprov )

Kategori Provinsi

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.