Jumat, 28 Juli 2017 | 23:52

H Al Haris: HMI Banyak Melahirkan Para Pemikir

Suapan nasi tumpeng di acara Milad HMI ll Foto : teguh

BANGKO – Bupati Merangin,H Al haris, mengatakan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) secara umum, telah banyak melahirkan para pemikir dan orang-orang penting yang sangat berperan dalam membangun negeri. Para pemikir itu diantaranya, Cak Nur, Nurholis Madjid dan tokoh penting lainnya.

Pernyataan itu dikatakan H Al Haris, saat membuka acara silaturahmi akbar HMI dan alumni HMI dalam rangka Milad HMI ke-70, di aula Kantor Dinas PU Merangin, Selasa (7/2).

“Jadi hingga saat ini, HMI telah menghiasi kemerdekaan Republik Indonesia selama 70 tahun. Kita sangat bersyukur atas inisiatif dan ide-ide para pendulu pendiri HMI itu,” ujar Bupati.

Al Haris, mengaku bisa melihat dengan kejadian 2016 di Pulau Seribu, yang membuat ummat Islam dan organisasi Islam kaget dan bangkit. Selama ini semua terlena, tanpa disadari banyak kekuatan besar atau ada pihak yang ingin berjibaku menghancurkan Islam.

Melalui peristiwa Pulau Seribu itu, semua bisa melihat begitu besarnya cintanya ummat Islam dan organisasi-organisasi agama Islam, terhadap Kitab Suci Al Quran. Bahkan dunia pun, terbuka matanya dengan kekuatan Islam di Indonesia, kata Al Haris.

Aksi umat Islam 212, membuat orang jadi mempunyai rasa takut untuk menghancurkan Islam, ini lah salah satu hikmah dari kejadian tersebut. Ini lah kekuatan besar Islam yang bisa membuka mata dunia.

“Pemkab Merangin, sudah membuat rencana di tahun anggaran 2017 ini, kita akan membantu memberikan bantuan dana hibah ke organisasi-organisasi yang ada di Kabupaten Merangin,” terang Bupati.

Alhamdulillah lanjutnya, APBD Merangin 2017 telah dalam proses di-Perda-kan. Ini menunjukkan, bahwa alam demokrasi di Kabupaten Merangin masih hidup.

“Kita mem-Perda-kan APBD Merangin 2017, demi kepentingan banyak,” jelas Bupati.

Bupati Al Haris, mengaku mengalah, demi kepentingan dan kemajuan masyarakat Merangin.

“Saya teringat akan salah satu pidato Obama  di Gedung Putih yang mengatakan, bahwa demokratsi itu bukanlah tembok atau dinding, tetapi di dalam demokrasi itu banyak perdebatan atau ketidak kesepahaan,” ujar Haris.

Dalam perbedaan itu, banyak celah-celah dan titik untuk mencapai kesepakan atau kesepahaman dalam mengambil keputusan. Jadi tegasnya, tak ada masalahan apapun dalam Perda tersebut.

“Saya berterima kasih kepada seluruh kader dan anggota HMI Kabupaten Merangin, karena telah banyak memberikam kontribusi positif terhadap kemajuan Kabupaten Merangin,” terang Bupati lagi. (infojambi.com)

Laporan : Teguh ll Editor : M Asrori

Kategori Merangin

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.