Minggu, 18 November 2018 | 08:56

Harga Ayam Naik Turun, Satgas Pangan Lakukan Sidak Dipasar Tradisional Angso Duo

Laporan Rudy Saputra

INFOJAMBI.COM – H – 3 jelang bulan suci Ramadhan, Satgas Pangan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Drs.H. M.Dianto.M.Si, Minggu (13/5/2018) pagi melakukan sidak ke Pasar Tradisional Angso Duo, sidak ini di lakukan terkait kenaikan beberapa harga Kebutuhan pokok menjelanng ramadhan.

Dalam sidaknya, Sekda M. Dianto kepada awak media mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan peninjauan ke beberapa kandang ayam untuk memastikan ketersediaan daging ayam selama puasa sampai lebaran nanti

“Setelah di telusuri, beberapa tim bersama Pihak Polda Jambi sudah meninjau ke beberapa kandang ayam yang ada di seputaran Kota Jambi, yaitu di daerah Bagan Pete, PT Sum. Disana disampaikan bahwa persiapan untuk menjelang puasa ini, akan diturunkan lebih kurang 17.000 ekor dan hari ini itu ada 39.000 ekor dan persiapan nanti untuk menghadapi selama Puasa itu ada17.000 ekor yang masih dalam masa pembibitan,” Sebut M. Dianto.

Terkait dengan naiknya harga daging ayam M. Dianto juga mengatakan bahwa harga dari perusahaan ke agen itu tidak ada kenaikan akan tetapi kenaikan berada di antara Broker ke meja penjual.

“Tadi sudah kita lakukan pengecekan, ternyata harga daging itu dimulai dari perusahaan ke agen dan penyalur itu tidak ada masalah, tapi dari broker ke meja, Inilah terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi, dimeja itu bisa lebih dari Rp10.000 diambil RP 32.000 dijual sampai RP 45.000 sampai 46.000,”jelas M.Dianto

Sementara salah seorang penjual daging ayam potong yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa kenaikan ini terjadi hampir setiap hari, rata-rata Rp1.000 per hari

“Iyo, hargo tu udah naik dari gudang, kito pedagang ni ngikut bae, kito jugo nak cari untung, anak bini yang nak dihidupkan, kalau petugas mau ngecek ke gudang langsung,” Ungkapnya.

Editor Wahyu Nugroho


Kategori Ekonomi dan Bisnis,Provinsi

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.