Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02:41

Harga Getah dan Sawit Masih Rendah

Kebun sawit terendam banjir || dok ij
Kebun sawit terendam banjir || dok ij

KOTAJAMBI — Gubernur Jambi, H. Zumi Zola, masih terus memikirkan solusi menaikkan harga getah karet dan buah kelapa sawit, sesuai janji kampanye dulu. Dia ingin harga dua komoditi handalan ini membaik.

Zola setuju dengan masukan para anggota dewan, bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil harus memperhatikan kondisi perekonomian masyarakat, seperti harga karet dan sawit yang masih rendah.

Para kepala SKPD Pemprov Jambi diminta bekerja profesional, memanfaatkan anggaran yang ada dengan tepat, guna mencapai target yang direncanakan. Saran dan kritik dewan dijadikan pertimbangan dalam penyusunan APBD 2017.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Juber, mengungkapkan, target pendapatan daerah 2017 semula Rp 3,984 triliun, naik Rp 541,939 miliar atau 15,75 % dari target APBD 2016, Rp 3,442 triliun.

Setelah memperoleh informasi resmi dari Kementerian Keuangan, target menjadi Rp 4,127 triliun, bertambah Rp 685,41 miliar dari target APBD 2016.

Sementara itu, belanja daerah 2017 semula dialokasikan Rp 4,162 triliun, naik  menjadi Rp 4,305 triliun, atau bertambah Rp 563,94 miliar (15,07 %) dari 2016 yang dianggarkan Rp 3,742 triliun.

“Untuk Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2016 diprediksi Rp 178,58 miliar guna menutupi defisit anggaran,” jelas Juber. (infojambi.com)

Laporan : Doddi Irawan

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

3 Komentar

    • Muhammad Sodikun

      Petaninya harus bisa membuat inovasi dong, jangan hanya berharap banyak dengan pemerintah mengenai harga jual. Bisa jadi ada permainan para pengusaha

      Balas
  1. Makhmud Fauzi Mas'ud

    Petani karet dan sawit sangat mengharapkan kepada Pemerintah Prov Jambi, utk memperhatikan stabilitas harga, agar petani tidak gelisah, terutama penetapan harga Tbs, yg perubahan harganya tdk menentu, seharusnya ditetapkan secara berkala dan pasti bukan sekehendak perusahaan dan pengumpul dan tolong diimformasikan ke masyarakat petani, dengan demikian masyarakat merasa dilindungi oleh Pemerintah.

    Balas

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.