Harga Udang Ketak Anjlok, Nelayan Gantung Jaring

Penulis : Alfatih || Editor : Dodik

Nelayan Kuala Tungkal semakin enggan melaut (alfatih)

INFOJAMBI.COM – Sebagian besar nelayan yang bermukim di Jalan Bawal, Kampung Nelayan, Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, akhir-akhir ini lebih memilih berdiam di rumah.

Para nelayan sudah beberapa hari menggantungkan jaringnya. Mereka enggan turun ke laut, karena harga jual hasil laut turun drastis, terutama udang ketak.

Harga udang ketak di Kuala Tungkal kini tidak menjanjikan lagi. Udang ketak ukuran super biasanya laku 100 hingga 150 ribu rupiah per ekor. Sekarang harganya cuma 30 ribu rupiah.

Seorang pengepul udang ketak, Alak menyebutkan, saat ini orang di China tidak boleh makan udang lantaran ada wabah virus corona.

“Udang ketak sekarang kurang laku di pasar luar negeri, khususnya China. Permintaannya menurun drastis sehingga harga jualnya hancur,” ungkap Alak dengan nada pasrah.

Udang ketak merupakan salah satu primadona ekspor hasil laut dari Tanjung Jabung Barat, Jambi. Bisnis ini terancam hancur dihantam wabah covid-19 yang tidak kunjung berakhir. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis,Tanjung Jabung Barat

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.