Hari ke-11 Kebakaran Lahan di Siau, Tim Karhutla Masih Kesulitan Padamkan Api

Kebakaran lahan di wilayah Muara Siau, Merangin, Jambi, belum tertangani.

Reporter: Jefri | Editor: Doddi Irawan
Hari ke-11 Kebakaran Lahan di Siau, Tim Karhutla Masih Kesulitan Padamkan Api
Kebakaran lahan di wilayah Muara Siau, Merangin, Jambi, belum tertangani | foto : jefri

INFOJAMBI.COM — Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi, masih terjadi. Memasuki hari ke-11, kepulan asap masih terlihat di lokasi.

Hingga Rabu (16/9/2026) pukul 09.00 WIB, Tim Karhutla Kabupaten Merangin masih kesulitan menjangkau lokasi. Tim hanya bisa melakukan pemantauan di sekitar lokasi kebakaran.

Baca Juga: Zola Launching Pergub Pengendalian Karhutla

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api tidak meluas dan mendekati pemukiman warga. Upaya pemadaman langsung di lokasi menghadapi kendala serius. 

Akses menuju titik kebakaran cukup jauh dan terjal, sementara sumber air juga tidak tersedia di sekitar lokasi.

Baca Juga: Hadapi Kemarau, Ini Strategi Bupati Tanjabbar...

Kapolsek Muara Siau, Iptu Agung Heru Widiyanto, telah berkoordinasi dengan BPBD, damkar, pemerintah desa dan kecamatan, serta Koramil untuk menangani kebakaran itu.

Menurut Agung, kondisi medan menjadi salah satu kendala utama bagi tim untuk melakukan pemadaman secara langsung.

Baca Juga: Gubernur Jambi Launching Pergub Pengendalian Karhutla

“Kami berkoordinasi dengan BPBD, damkar, pemerintah desa maupun kecamatan serta Koramil, tapi terkendala akses jalan menuju lokasi kebakaran yang jauh dan terjal, serta tidak adanya sumber air di dekat lokasi,” ujarnya.

Meski kobaran api disebut tidak sebesar pada malam sebelumnya, kepulan asap menunjukkan bahwa api masih menyala di beberapa titik.

Saat ini tim karhutla hanya dapat melakukan pemantauan, sekaligus mengantisipasi agar api tidak bergerak ke arah pemukiman warga. Mobil pemadam kebakaran juga disiagakan di wilayah Muara Siau.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari BPBD melalui Rudi Krisna, laporan mengenai kondisi kebakaran tersebut telah disampaikan kepada BPBD Provinsi Jambi pada Selasa malam.

Rencananya, pemadaman akan dilakukan melalui operasi water bombing menggunakan helikopter pada hari ini, Rabu (16/9/2026).

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memadamkan titik-titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat, sekaligus mencegah kebakaran semakin meluas.

Tim gabungan hingga kini masih bersiaga dan terus memantau perkembangan, terutama terhadap potensi pergerakan api menuju wilayah yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya