Heboh Mobil Ketua Bawaslu Sungaipenuh Ditembak, Begini Kronologisnya…

Penulis : Ega Roy || Editor : Dodik

Mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungaipenuh diisukan ditembak orang tidak dikenal (ist)

INFOJAMBI.COM – Kaca mobil dinas Ketua Bawaslu Kota Sungaipenuh, Jumiral Lestari (42), mendadak pecah, saat parkir di depan kantor Bawaslu Kota Sungaipenuh, Jum’at, 12 Februari 2021.

Kaca belakang mobil Toyota Innova silver BH 1235 R itu tiba-tiba pecah sekitar pukul 12.26 WIB. Kejadian ini tak ayal membuat heboh warga Kota Sungaipenuh.

Setelah dilaporkan sekitar pukul 13.50 WIB, Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi Siswoyo, bersama Kasat Intelkam Iptu Wiji Nur Eko Wahyu, Kanit Pidum Ipda Ahmad Muslikan, dan Kanit Politik langsung turun ke TKP.

Dari rekaman CCTV, diketahui pecahnya kaca mobil itu terjadi pukul 11:28:57. Setelah ditelusuri, sebelum maupun setelah kejadian, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan.

Saat kaca mobil pecah, lewat sebuah mobil Kijang pick-up biru BH 8291 RC milik Bengkel Las Adi.

Pemilik mobil, Nafriadi, mengakui mobil itu miliknya, dan lewat di depan kantor Bawaslu Sungaipenuh, seperti terekam di CCTV.

Ketika itu Nafriadi sendirian. Tidak ada penumpang lain di sebelahnya. Dia juga tidak membawa muatan dan tidak mendengar ada suara letusan atau kaca pecah.

Lusiana Eka Sari, pemilik toko di sebelah kantor bawaslu juga tidak melihat pelaku penembakan. Dia juga tidak mendengar suara letusan senjata api.

“Tahu-tahu terdengar bunyi alarm dari mobil itu,” kata Lusiana seperti dikutip dari Kasat Reskrim Edi Mardi Siswoyo.

Pegawai kantor Bawaslu Sungaipenuh, Elva Andersen, mengaku tidak mendengar bunyi tembakan. Dia hanya mendengar suara alarm mobil.

Elva dan Jumiral kemudian memeriksa mobil itu.  Ternyata kaca belakang sudah pecah.

Mereka menemukan satu butir besi bulat (gotri) di aspal, persis di belakang mobil.

Dari penyelidikan polisi di Bengkel Las Adi, sekitar 100 meter dari kantor bawaslu, ditemukan tiga butir besi bulat. Ukuran dan bentuknya sama dengan besi yang ditemukan di TKP.

“Diduga besi itulah penyebab pecahnya kaca mobil dinas ketua bawaslu,” kata Kasat Reskrim Edi Mardi.

Edi memastikan, kaca belakang mobil dinas Jumiral pecah akibat terkena besi yang terpelanting dari mobil Nafriadi.

“Tidak ada indikasi penembakan,” jelasnya. ***

Kategori Hukrim,Sungai Penuh

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.