Senin, 10 Desember 2018 | 18:45

Hetifah Sjaifudian Siap Perjuangkan Keterwakilan Perempuan yang Substantif

Ketua Bidang Pemberdayaan perempuan Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian.

INFOJAMBI.COM – Anggota komisi II dari Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian, mengaku terkejut lantaran namanya masuk untuk dipercaya dan ditunjuk Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, sekaligus menjadi Ketua Umum organisasi sayap partai yaitu Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Menurut Hetifah, memimpin organisasi sayap yang menaungi kepentingan perempuan di era tahun politik, tentunya bukan perkara mudah.

“Minggu ini, kami sudah harus mensukseskan proses verifikasi faktual partai politik (Oarpl) yang mensyaratkan sekurang-kurangnya 30 persen perempuan, ada dalam posisi kepengurusan partai di tingkat pusat,” kata Hetifah yang sedang kunker ke Sumut melalui pesan singkat yang dikirim, Senin (22/1).

Sesuai amanah UU Parpol, Partai Golkar, kata Hetifah, sesungguhnya telah bertekad akan menegakkan komitmen mendorong partisipasi perempuan, hingga ke tingkat paling bawah di Provinsi, Kabupaten/Kota, bahkan di Kecamatan.

Saat ini, Perempuan Golkar harus mempersiapkan diri untuk memenangkan para calon kepala daerah Perempuan.

Walau tidak banyak, ada beberapa calon kepala daerah perempuan diusung Partai Golkar. Salah satunya, Nurul Arifin, kader yang siap berkontestasi di Pilkada Kota Bandung.

“Jika terpilih, kami ingin kepala daerah perempuan dari Partai Golkar, ke depan juga bisa menjadi contoh kepala daerah yang kompeten dan berintegritas,” katanya.

Hetifah menambahkan. saat ini Perempuan Golkar perlu segera mempersiapkan Daftar Calon Sementara, untuk mengikuti Pemilu Tahun 2019. Seperti diketahui, UU pemilu No.7 Tahun 2017 mensyaratkan setidaknya ada satu nama perempuan dari tiga nama di daftar calon. Tentu bukan nama-nama sembarangan untuk sekadar memenuhi quota, tapi memang kader yang sudah teruji rekam jejaknya.

Sejalan dengan target penambahan perolehan kursi Partai Golkar, diharapkan di tahun 2019, nanti jumlah perempuan di FPG DPR RI bisa bertambah dari 18 menjadi 30 orang.

“Kami Perempuan Partai Golkar, siap mewarnai dan sekaligus akan bertekad mewujudkan politik bersih dan demokratis. Bagi kader perempuan yang sudah duduk di Legislatif baik di DPR RI maupun DPRD, kami akan mempertegas sikap politik dan keberpihakan kami pada nasib kaum perempuan, anak-anak, remaja, serta kaum marjinal melalui kebijakan yang kami rumuskan,” ujar Hetifah.

Lebih lanjut kata Hetifah, Perempuan Golkar juga terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh komponen baik di legislatif, eksekutif maupun civil society antara lain KPPRI, KOWANI, KPPI, MPI, LSM, aktivis media, serta para akademisi yang peduli keterwakilan perempuan dalam politik.

“Mudah-mudahan kepercayaan yang diberikan di pundak kami kaum perempuan, bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kepada para kader perempuan Partai Golkar di seluruh Indonesia, saya menghimbau, agar segera merapatkan barisan dan bergandeng tangan mewujudkan visi bersama ini, ” katanya. ( Bambang Subagio – Jakarta )


Kategori Politik

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.