Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih di Jambi Naik

Penulis : Rifky Rhomadoni
Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Bawang putih merupakan salah satu komoditas impor di Indonesia, salah satu negara yang mengimpor bawang putih ke Republik Indonesia adalah China.

Namun dengan adanya Novel Corona Virus (nCoV), corona yang menyerang negara tirai bambu ini, Indonesia menutup akses dengan negara ini. Salah satunya impor.

Alasan Indonesia menutup akses adalah, guna mencegah masyarakat Indonesia terjangkit virus yang berasal dari hewan liar.

Akibat ditutupnya impor bawang putih dari China, membuat pasokan bawang putih di Indonesia kian menipis. Di beberapa Provinsi sendiri harga bawang putih naik hingga seratus persen, di Provinsi Jambi sendiri bawang putih mengalami lonjakan hingga dua kali lipat hingga 70 ribu perkilonya.

Di pasar tradisional Angso Duo Jambi, harga bawang putih sendiri berada di kisaran 60 ribu perkilonya. Para pedagang sendiri tidak mengetahui penyebab pasti naiknya bawang putih ini.

“Biasonyo 28-30 ribu perkilo, harganya sudah naik semingguan ini,” tutur Sri, pedagang bawang putih di Pasar Angso Duo.

Di Provisni Jambi sendiri, saat ini stok bawang putih masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Namun ketersedian saat ini, hanya sampai bulan Februari. Untuk menjaga ketersediaan bawang putih di pasaran, dan harga yang belum normal, Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan operasi pasar.

“Untuk menjaga ketersedian, kita juga nanti melakukan pembelian bawang putih dari daerah penghasil bawang, dan menggelar operasi pasar.” ucap Sri Anggunaini, Plt Kadis Perindag Provinsi Jambi.

Staf ahli Gubenur Jambi ini juga menambahkan, kemungkinan kebijakan pembatasan impor dari China akan di buka kembali, karena permintaan yang tidak seimbang dengan ketersedian yang ada saat ini.***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.