Ini Jawaban Kwarnas Gerakan Pramuka, Soal Pernyataan Presiden

Jokowi bersama peserta Raimuna Pramuka XI di Cibubur Jakarta

JAKARTA – Presiden Joko Widodo, saat membuka Raimuna Nasional XI Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Senin (14/8) lalu, sempat menyebutkan anggota Pramuka tidak hanya dididik tentang baris-berbaris, tapi harus memandu mereka agar menjadi Pramuka yang disiplin dan pandai menggunakan media sosial ke arah positif dan produktif.

Padahal, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di era Adhyaksa Dault, sebelumnya sudah mengeluarkan sepuluh tugas Pramuka di media social, untuk membumikan tagline setiap Pramuka adalah ‘Kantor Berita’.

“Sudah 700-an video diproduksi Pramuka tentang pariwisata, produk local dan sebagainya. Sedangkan video-video kegiatan Pramuka sudah tidak terhitung. Kita akan bekerja lebih keras lagi, karena 22 juta Pramuka itu usianya 7-25 tahun dan semuanya pengguna internet,” jelas Hariqo Wibawa, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka, Bidang Kominfo di Cibubur, Jakarta, Rabu (16/8).

Adhyaksa Dault


Ini dia yang sudah dilakukan Kwarnas Gerakan Pramuka di media sosial: Pertama, Pendidikan media sosial, untuk 34 perwakilan Kwarda se-Indonesia pada 26-29 November di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta. Disertai kunjungan ke stasiun-stasiun TV dan media lainnya.

Kedua, seleksi jubir digital dan pembentukan Tim Siber Kwarnas Gerakan Pramuka pada 28 Oktober 2014. Ketiga, mendata web dan medsos penyebar konten porno dan kekerasan, lalu melaporkan kepada Kapolri dan Kemenkominfo RI.

Keempat, kampanye tagline “Setiap Pramuka Adalah Kantor Berita”, maksudnya setiap Pramuka adalah wartawan, pemimpin redaksi, sekaligus pemilik dari akun media sosialnya masing-masing. Kampanye ini menekankan, agar Pramuka menjadi produsen konten, dan penyebar konten yang benar dan bermanfaat.

Kelima, mengadakan berbagai lomba pembuatan konten seperti; lomba foto, lomba video, lomba menulis, lomba meme dan yang terahir mengadakan tantangan #BhinnekaTunggalIkaChallenge. Keenam, Kwarnas Gerakan Pramuka Bekerjasa dengan UNICEF, untuk program 100 ribu Reporter, dalam program U-Report, untuk kampanye perlindungan dan gizi anak. Saat ini. sudah 40 ribu Pramuka yang menjadi U-Reporter.

Ketujuh, pelatihan membuat video dengan telepon genggam sudah dilakukan sebanyak empat kali. Sedangkan pelatihan membuat konten lainnya, setiap bulan dilaksanakan. Kedelapan, membuat 10 tugas Pramuka di media sosial dengan semangat; ayo beritakan Pramuka, mari bela dan promosikan Indonesia lewat media sosial

Sembilan, mengelola semua web dan akun media sosial dengan serius, yaitu: www.pramuka.or.id, www.pramukapos.com, www.scoutri.com. Instagram: @gerakanpramuka, youtube:gerakan pramuka, twitter: @kwarnas, fanpage facebook: kwartir nasional gerakan pramuka. Serta mengadakan rapat rutin mingguan setiap hari selasa.

Terakhir, membuat media sosial dengan nama www.pramukapos.com, di web ini semua anggota Pramuka dapat membuat akun dan mengungah sendiri tulisannya. Saat ini sudah 1.728 Pramuka bergabung menjadi penulis. (infojambi.com)

Pengirirm: Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo.

 

Kategori Nasional

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.