Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:51

Inilah Pernyataan Sikap Pemuda Muhammadiyah Provinsi Jambi

SEHUBUNGAN dengan dugaan tindakan suku, ras, dan agama (SARA) dan penistaan agama di Hotel Novita Kota Jambi pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016, maka kami pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Jambi menyatakan sikap sebagai berikut :

1.Bahwa kami sangat mengutuk keras tindakan penistaan agama yang dapat memecah belah bangsa tersebut, dan dalam hal ini kami mendukung penuh keputusan Forkompinda Provinsi dan Kota Jambi untuk menyerahkan penanganan perkara ini kepada pihak yang berwajib untuk ditangani secara hukum.

2.Bahwa kami menghimbau masyarakat khususnya warga Muhammadiyah agar dapat menjaga diri untuk tidak memprovokasi, terprovokasi secara negatif apalagi bertentangan dengan hukum yang berlaku, dan tetap menjaga keutuhan persatuan umat dan kesatuan bangsa.

3.Bahwa kami meminta dan mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini aparat kepolisian untuk dapat memproses laporan dugaan pidana secara cepat, murni, dan konseskuen. Hal ini mengingat bahwa Republik Indonesia adalah negara yang sangat menghargai umat beragama dan persatuan, sehingga dalam hal ini menurut kami perlu penegakan hukum yang tegas untuk para penista agama dan pemecah belah kesatuan bangsa.

4.Bahwa kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk turut serta mengawal proses hukum secara terbuka dan transparan terhadap persoalan ini, dan berdasarkan pasal 71 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang manajemen penyidikan tindak pidana, dengan jelas mengatur bahwasanya perkara yang menjadi perhatian publik secara luas dapat dilakukan secara terbuka, maka kami berharap Polri melaksanakan gelar perkara secara terbuka untuk umum atas kejadian tersebut.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat. Terima kasih.

Jambi, 24 Desember 2016 M
24 Rabiul Awal 1438 H

PIMPINAN WILAYAH PEMUDA MUHAMMADIYAH
PROVINSI JAMBI
Ketua,

TTD

MUKTARIDI, S.Pd
NBM 1094887

Kategori Agama

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.