Jambi Sukses Laksanakan UPSUS SIWAB 2018

Penulis : Tim Liputan
Editor : DoRa

INFOJAMBI.COM — Provinsi Jambi sukses melaksanakan program upaya khusus sapi/kerbau indukan wajib bunting (upsus siwab). Secara nasional, program upsus siwab ditargetkan tiga juta akseptor Inseminasi Buatan (IB), dengan hasil 2,1 juta sapi/kerbau bunting.

“Program upsus siwab diharap dapat mewujudkan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau, melalui IB maupun kawin alam,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Ahmad Maushul, Ahad (9/12/2018).


Maushul mengungkapkan, sesuai data statistik, populasi sapi dan kerbau di Provinsi Jambi mencapai 204.396 ekor. Jumlah populasi betina produktif yang berpotensi dijadikan akseptor sekitar 56.814 ekor atau 27,79 %.

Tahun ini Provinsi Jambi diberi target akseptor IB sebesar 15.750 ekor, jumlah kebuntingan 11.895 ekor dan jumlah kelahiran 9.996 ekor. Target ini berhasil dipenuhi oleh tim pokja provinsi dan kabupaten serta petugas di lapangan.

Maushul mengungkapkan, hingga per 2 Desember 2018, jumlah akseptor melampaui target, yaitu 111,37 % atau 17.541 ekor, realisasi kebuntingan 132 % atau 15.821 ekor dan realisasi kelahiran 118,05 % atau 11.801 ekor.

“Pencapaian ini terus kami pacu. Petugas menelusuri ke peternakan-peternakan, mendata ternak yang bunting dan lahir, melalui IB maupun kawin alam, khususnya di kawasan kantong ternak di Provinsi Jambi,” jelas Maushul.

Keberhasilan program ini ditunjukkan dengan dilaksanakannya panen pedet, di Desa Lingga Kuamang, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Ahad (9/12/2018). Acara ini dihadiri oleh Gubernur Jambi diwakili Asisten I Apani Saharudin, Direktur Perbibitan dan Produksi Kementerian Pertanian Sugiono, Kepala Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak Padang Mangatas dan Kepala Balai Vateriner Bukit Tinggi.

Maushul menjelaskan, panen pedet sengaja diadakan di Kabupaten Bungo. Alasannya,
populasi ternak sapi dan kerbau di Bungo mencapai 38.511 ekor atau 18,84 %. Populasi ternak sapi dan kerbau di Bungo merupakan yang terbesar di Provinsi Jambi.

Bungo juga penyumbang pencapaian realisasi terbesar. Sampai 2 Desember 2018, jumlah akseptornya tercatat 3.224 ekor atau 20,46 %, 2.224 ekor atau 18,55 % untuk kebuntingan dan 1.811 ekor atau 18,11 % untuk kelahiran.

Dalam kegiatan panen ini, dihadirkan 300 ekor dari 654 ekor pedet hasil program UPSUS SIWAB 2018 berasal dari indukan yang tersebar di Kecamatan Pelepat Ilir. Program UPSUS SIWAB juga berhasil menurunkan angka penyakit gangguan reproduksi dan pemotongan betina produktif. ***

Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.