Senin, 19 November 2018 | 19:10

Janry Efriyanto Korban Lion Air JT-610, Anak Penurut dan Berprestasi

Penulis : Dora
Editor : Dora

Janry Efriyanto, korban Lion Air PK-LQP (ist)

INFOJAMBI.COM — Janry Efriyanto Sianturi, pria berusia 26 tahun pemilik KTP beralamat Kabupaten Muaro Jambi, menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610, Senin pekan lalu.

Korban jatuhnya pesawat Lion Air di Perairan Karawang, Jawa Barat, ini telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan di Rumah Sakit Polri RS Sukanto, Jakarta. Informasinya jenazah Janry akan diterbangkan ke Jambi sore nanti, Senin (5/11/2018).

Keluarga Janry pada hari pertama kejadian jatuhnya pesawat langsung berangkat ke Jakarta. Ayah dan ibu Janry dengan sabar menunggu pencarian anaknya hingga proses identifikasi selesai dilakukan.

Orangtua Janry berangkat ke Jakarta untuk memastikan langsung nasib anaknya. Hampir sepekan di Jakarta, mereka akhirnya mendapat kepastian Janry menjadi korban insiden Lion Air PK-LQP itu.

Pemuda berusia dua puluh enam tahun ini sejak kecil hingga tamat kuliah tinggal bersama keluarganya, di Perumahan Puri Masurai II, RT 23, Blok AG No.6, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut adik Janry, Ade Martinus, kakaknya itu sudah dua tahun merantau ke Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Janry bekerja di Bank Negara Indonesia.

Tiga hari sebelum kejadian naas tersebut, Janry sempat menelepon ibunya, memberi kabar bahwa dia sedang berada di Jakarta. Dalam percakapan itu, Janry dan ibunya membicarakan soal rencana pernikahan.

Menurut rencana, Janry bersama ayah dan ibunya akan berangkat ke Pekanbaru, Riau, Desember nanti, guna menemui calon isteri Janry.

BACA JUGA : Tujuh Lagi Korban Lion Air JT-610 Berhasil Diidentifikasi, Satu Diantaranya Asal Jambi

Janry merupakan sosok anak yang berprestasi. Alumni SMA Negeri 5 Kota Jambi ini menjadi salah satu murid kebanggaan sekolahnya.

“Janry disukai oleh banyak teman karena budi pekertinya yang baik,” ujar salah seorang guru SMA Negeri 5 Kota Jambi, Juniar Naibaho.

Keluarga Janry merasa sangat kehilangan. Janry semasa hidupnya dikenal sebagai anak yang baik dan penurut. ***


Kategori Lensa

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.