INFOJAMBI.COM - Di saat sejumlah Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di daerah lain telah mulus menjalankan bahkan menuntaskan tahapan kongres pemilihan, Asprov PSSI Jambi justru dinilai "jalan di tempat". Kondisi ini memicu keprihatinan dan sorotan tajam dari para pemilik suara (voters) di tingkat kabupaten/kota.
Sebagai pembanding, provinsi tetangga seperti Sumatera Selatan bersama Jawa Timur saat ini sedang aktif menjalankan alur pemilihan. Bahkan, Asprov Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara telah sukses menuntaskan agenda demokrasi tersebut.
Baca Juga: Asprov PSSI Jambi Akan Gelar Liga U-21
Padahal, berdasarkan surat resmi PSSI Pusat yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Yunus Nusi perihal Pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI Provinsi, kongres biasa pemilihan wajib dilaksanakan pada rentang waktu Oktober hingga November 2026.
Sikap pasif kepengurusan Asprov PSSI Jambi yang dinakhodai oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Endri Erawan dan Sekretaris Umum Arie Dwi Debrata ini menuai kritik pedas dari jajaran Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI. Pembentukan Komite Pemilihan (KP), Komite Banding Pemilihan (KBP), penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga sosialisasi syarat pencalonan dinilai tidak ada kejelasan.
Baca Juga: Jadwal Pelantikan Pengurus Asprov PSSI Jambi Dimajukan, Mochamad Iriawan Dipastikan Hadir
Ketua Askab PSSI Muaro Jambi, Ilham Azhari, menegaskan bahwa ketidakpastian ini meresahkan para pemilik suara. Selain menuntut kejelasan jadwal, pihaknya juga mendesak Asprov PSSI Jambi untuk membeberkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan secara transparan kepada anggota sebelum kongres dimulai.
"Kita sudah berada dalam rentang waktu pelaksanaan Kongres Pemilihan, tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan tahapan. Kami minta transparansi total, mulai dari pembentukan komite, penetapan DPT, hingga penyampaian pertanggungjawaban program kerja dan keuangan periode berjalan sebelum kongres dimulai," tegas Ilham Azhari, Sabtu (24/10/2026).
Baca Juga: Ini Pesan Mochamad Iriawan untuk Pengurus Asprov PSSI Jambi
Senada dengan hal tersebut, Ketua Askab PSSI Tanjung Jabung Barat, Endri Avian, mengkhawatirkan sikap tergesa-gesa di pengujung jadwal yang justru berpotensi mencederai nilai-nilai demokratis organisasi. Wakil rakyat Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan ini mengingatkan agar kepengurusan provinsi tidak terkesan mengulur-ulur waktu.
"Ketidakjelasan tahapan kongres berpotensi menimbulkan riak kepengurusan dan ketidakpuasan di daerah. Jangan sampai Asprov terkesan mengulur waktu lalu terburu-buru di akhir jadwal," ujar Endri.
Atas kondisi tersebut, jajaran PSSI kabupaten mendesak Asprov PSSI Jambi untuk segera mengundang seluruh pengurus Askab/Askot serta klub anggota guna duduk bersama memaparkan tiga poin utama tuntutan:
Pengesahan dan pembentukan Komite Pemilihan (KP) serta Komite Banding Pemilihan (KBP) secara terbuka;
Kejelasan jadwal (schedule/timeline) seluruh alur tahapan, mulai dari pendaftaran calon, verifikasi berkas, pengumuman calon sementara, hingga penetapan calon tetap;
Penyampaian pertanggungjawaban program kerja dan keuangan PSSI Provinsi Jambi periode berjalan secara transparan sebelum kongres dimulai.
Pengurus daerah berharap sinyalemen ini dapat direspons cepat oleh kepengurusan PSSI Provinsi Jambi demi kelancaran dan iklim pembinaan sepak bola di Provinsi Jambi yang sehat serta berintegritas. Sampai berita ini diturunkan, pihak PSSI Provinsi Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal penetapan tahapan kongres tersebut.***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com