Jokowi dan Erdogan Diyakini Mampu Buat Perubahan Besar untuk Palestina

Laporan: BS || Editor: Rahmad

Anis Matta

INFOJAMBI.COM – Partai Gelora Indonesia mendorong Pemerintah Indonesia memainkan perannya untuk mengajak Turki membangun konsolidasi menyatukan kelompok-kelompok kekuatan perlawanan di Palestina.

Ketua Umum Gelora Anis Matta meyakini Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia bersama Turki, yang saat ini menjadi simbol kekuataan di negara-negara Timur Tengah, mampu memediasi kelompok yang melakukan perlawanan.

“Presiden Jokowi dan Presiden Erdogan kalau mampu melakukan ini maka akan membuat perubahan besar,” kata Anis Matta, Sabtu (22/5/2021).

Partai Gelora menyambut positif kesepakatan gencatan senjata antara Hamas (Palestina)-Israel sejak Jumat (21/5/21) pukul 02.00 waktu setempat.

Gencatan senjata ini mengakhiri 11 hari pertempuran dari kedua pihak yang dimulai sejak akhir bulan pauasa atau bulan Ramadhan lalu.

Didampingi Sekjen Partai Gelora Mahfudz Siddik dan jajaran pengurus Partai Gelora lainnya, Anis optimistis dengan membangun kekuatan kelompok-kelompok di Palestina utamanya dua kelompok terkuat di Palestina yaitu Fatah dan Hamas, maka kemerdekaan Palestina seperti yang dicita-citakan bisa terwujud.

Untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina, Presiden Joko Widodo bisa menindaklanjuti langkah Presiden Turki Erdogan yang telah berkomunikasi dengan Paus selaku pemimpin umat Kristiani di Vatikan.

Paus pun telah mengajak mengkonsolidasi umat Kristiani agar menindak kebiadaban tentara Israel.

“Saya kira dalam langkah yang lebih advance Indonesia seharusnya juga bisa membuka pembahasan tentang wacana ini,” tegas Anis.

Indonesia lanjut Anis, juga perlu meyakinkan para pemimpin global khususnya Eropa dan Amerika, meyakinkan komunitas Kristiani secara internasional untuk sama-sama melakukan perlawanan terhadap dosa kemanusiaan Israel.

“Upaya menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah khususnya di Yerussalem dan Jalur Gaza yang menjadi kawasan suci tiga agama yaitu Islam, Kristen dan Yahudi merupakan tanggung jawab semua warga dunia termasuk bangsa Indonesia, ” katanya.

Kategori Politik

Tags: ,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.