Kabupaten Batanghari Level 4 Indeks Kerawanan Pemilu

Penulis : Raden soehoer || Editor : Wahyu Nugroho

INFOJAMBI.COM – Kabupaten Batanghari masuk kategori sedang atau di level 4 Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Hal ini berdasarkan data dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari merilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada Batanghari 2020.

“Pada pemetaan potensi kerawanan pilkada Kabupaten/Kota, Kabupaten Batanghari adalah daerah dengan skor 52,19,” kata Iskandar sekretaris Bawaslu Batanghari Kamis (27/2/2020).

Dijelaskannya, indikator yang menjadikan Kabupaten Batanghari  berada di level 4 kerawanan pilkada adalah dimensi sosial politik dengan angka 49,06, pemilu bebas adil yakni 41,84, kontestasi politik pada 69,61.

“Dari angka-angka tersebut, angka kontestasi politik di Batanghari cukup tinggi. Kontestasi politik yang artinya ada sub bagian dimensi, hak politik, proses pencalonan dan kampanye calon yang dinilai rawan,” paparnya.

Walau demikian, sambungnya, Kabupaten Batanghari, secara urutan nasional kerawanan berada pada posisi 94 dari 261 kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020.

Di luar IKP, Bawaslu menyatakan ada beberapa kecamatan yang dikatakan rawan berdasarkan data pada Pilkada terdahulu. Satu di antaranya adalah Kecamatan Muarabulian. Dimana partisipasi politiknya paling tinggi.

Lalu, Desa Batu Sawar, Kecamatan Maro Sebo Ulu (MSU), Desa Bungku Kecamatan Bajubang dan Desa Kaos Kecamatan Pemayung.

“Juga pada Dapil II, Kecamatan Bajubang yang rawan partisipasi pemilih karena dari segi pengawasan dan jarak yang luas atau jauh dari ibukota kecamatan,” katanya.

Ia menambahkan, langkah Bawaslu, berkaca pada pemilu dan pilkada sebelumnya, pada tahun ini akan mengumpulkan personil ditingkat kecamatan, lalu memetakan sendiri tingkat kerawanan.

“Kita juga berupaya dengan pihak lain untuk menginventarisir terjadinya permasalahan yang bisa menghambat Pilkada dan agar daerah yang pernah ada masalah maka akan diantisipasi sedini mungkin agar tak terulang lagi,” katanya.

Pada Pilkada tahun ini, pihaknya juga akan memberikan perlakuan khusus untuk beberapa kecamatan yang ada di Batanghari karena jarak dan medan yang ditempuh.

“Yang jelas perlakuan khusus pengawasannya itu seperti di Bungku, Batu Sawar dan Kaos. Karena jaraknya yang jauh untuk ditempuh dengan transportasi,” jelasnya.***

Kategori Politik

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.