Kajari Merangin Gagal Disuntik Vaksin Sinovac

Penulis : Teguh || Editor : M Asrori S

INFOJAMBI.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merangin, Martha Parulina Berliana, dinyatakan gagal disuntik vaksin sinovac, lantaran tensi tekanan darahnya 160/94 mm, sehingga secara kesehatan belum boleh divaksin.

Kondisi itu diungkapkan tim medis vaksinasi covid 19, dipimpin dr Lutfiana Mardhatilla, seorang dokter Puskesmas Bangko, yang melakukan screening sebelum melakukan suntik vaksin sinovac.

“Screening ini sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien sebelum divaksin,” ujar dr Lutfiana, saat pencanangan pelaksanaan vaksinasi covid-19, di aula kantor Bupati Merangin, Kamis (04/02/2021).

Kondisi yang sama juga dialami Kasdim 0420 Sarko, Mayor Inf Edi Arman, Staf Ahli Bupati Merangin Dedy Darmantias dan Ketua Pengadilan Negari Merangi, Salman. Mereka ini gagal divaksin karena tekanan darahnya cukup tinggi.

Sebelumnya Bupati Merangin, Al Haris, setelah menjalani tes screening dan berdasarkan keterangan riwayat penyakit tidak masalah serta tensi tekanan darahnya 125/80 mm, sehingga aman untuk disuntik vaksin sinovac.

Begitu juga Kapolres Merangin AKBP, Irwan Andy Purnamawan, menjadi orang kedua yang divaksin Covid-19, karena sebelumnya juga sudah lolos uji screening.

Munurut Al Haris, sebelum divaksin sinovac, memang calon penerima vaksin harus menjalani screening. Tidak hanya tekanan darah yang harus stabil, tapi tjuga idak punya penyakit kronis menahun, apalagi kalau ada penyakit ginjal.

Bupati Al Haris, minta seluruh masyarakat jangan ragu-ragu untuk divaksin, jangan merasa vaksin ini tidak halal dan tidak aman untuk kesehatan.

“Kuncinya sebelum divaksin, kita harus biasa-biasa saja dan enjoy saja, mudah-mudahan tekanan daerah kita akan stabil. Tetaplah memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir,” ujar Al Haris berharap.

Dikesempatan yang sama setelah pejabat Forkopimda yang divaksin, juga 20 orang tenaga medis dari sejumlah Puskesmas dalam Kabupaten Merangin.

“Sasaran vaksinasi Covid-19, pertama adalah tenaga medis, Forkopimda, Satgas Covid-19 yang bertugas di Posko Covid-19. Setelah itu giliran anggota Polri, TNI dan masyarakat,” papar Al Haris.

Sebelumnya, Rabu (03/02/2021), sekitar 50 orang tenaga medis yang bertugas di Puskesmas dan tenaga medis RSD Kol Abundjani Bangko, juga sudah dilakukan vaksinasi covid 19.***

Kategori Merangin

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.