Kapal Terbakar di Perairan Tanjabtim, Begini Kisah Tragisnya….

Penulis : Tim Liputan || Editor : Redaksi

 

INFOJAMBI.COM – Kapal motor pengangkut kelapa yang terbakar di perairan Tanjung Jabung Timur, Rabu malam lalu, sudah ditemukan petugas Polair Polda Jambi.

Tiga Anak Buah Kapal (ABK) selamat dan sudah dievakuasi ke Kecamatan Nipah Panjang, Tanjabtim. Satu orang diantaranya mengalami luka bakar.

Setiba di dermaga Nipah Panjang, para korban langsung dilarikan ke puskesmas.

“Ketiga korban sudah mendapat perawatan,” kata Camat Nipah Panjang, Helmi.

Danpos Polair Polda Jambi di Nipah Panjang, Bripka Al Furqon menjelaskan, kapal motor itu terbakar di Perairan Kampung Laut.

“Kejadiannya sekitar jam 10 malam. Kami dan masyarakat langsung ke lokasi. Saat itu gelombang cukup tinggi dan jarak pandang terbatas akibat gelapnya malam,” ungkap Furqon.

Dari penyisiran perairan Kuala Jambi, didapati kapal motor itu bagian belakangnya mulai tenggelam.

Kapal bermuatan kelapa itu bertolak dari Kecamatan Nipah Panjang tujuan Sungai Guntung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

“Ketika kami sampai di sana, kondisi kapal sudah nyaris tenggelam seluruhnya. Cuma nampak bagian depannya saja. Disitulah ketiga ABK bertahan,” kata Furqon.

Satu orang yang berada di kapal motor itu mengalami luka bakar sekitar 40 persen, di bagian kaki dan tangan.

“Tiga orang berhasil kami selamatkan. Kapalnya terbakar, sekarang sudah tenggelam,” ujar Furqon.

Kronologis kejadian, Rabu 26 Februari 2020, sekira pukul 04.00 WIB, KM First Star bermuatan kelapa bulat sekira 60 ton berangkat dari Nipah Panjang tujuan Sungai Guntung.

Kapal berisi tiga orang, dinahkodai oleh M. Ali (27), Hasanuddin (30) sebagai kepala kamar mesin dan Riski (22) sebagai kelasi.

Riski mengalami luka bakar pada kaki dan tangannya. Mereka bertiga merupakan warga Sungai Simbar, Riau.

Sekitar pukul 13.30 WIB, di hari yang sama, kapal motor ini kandas di perairan Kuala Pemusiran. Setelah hampir enam jam kandas, akhirnya kapal motor ini kembali melanjutkan perjalanan.

Sesampainya di perairan Kuala Jambi pada posisi 00°52′.649″S 103°54′.476″E, ABK Riski yang tengah berada di bagian kamar mesin, melihat api membakar kamar mesin kapal motor.

Sembari berteriak meminta pertolongan, Riski berupaya keluar dari kamar mesin yang mulai dilalap api. Akibatnya Riski terkena jilatan api.

Kapal motor ini akhirnya tenggelam di perairan Kuala Jambi, setelah dua jam api berkobar di kapal motor tersebut. ###

Kategori Lensa,Tanjung Jabung Timur

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.