Kapolda: Anggota Polisi dan Cukong Ilegal Driling, Kita Tindak

PENULIS : RADEN SOEHOER
EDITOR : WAHYU NUGROHO

Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS (foto Raden Soehoer)

INFOJAMBI.COM – Bisnis Ilegal Driling memang sangat menggiurkan. Wajar saja, dugaan sementara mencuat bekingan dari pihak kepolisian untuk melancarkan bisnis Ilegal tersebut. Terkait hal ini, Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis AS dengan tegas mengatakan akan menindak tegas sebayak 12 cukong Ilegal driling dalam wilayah Desa Pompa Air dan Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

“Yang jelas, sebanyak 12 bandar dan cukong Ilegal driling akan kita lakukan penindakan. Begitu juga kalau ada anggota yang bermain akan kita tindak tegas,” kata Muchlis didampingi Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto dikonfirmasi usai apel pasukan penindakan Illegal driling, Senin (2/12/2019).

Lebih jauh dikatakannya, penindakan Ilegal drilling telah berlangsung sejak tanggal 1 hingga 15 Desember 2019. Sebagian pelaku tambang Illegal driling sudah keluar lokasi. “Jika ada yang masih membandel akan kita tindak tegas. Saya berharap upaya sosialisasi sudah tidak perlu ada penindakan lagi. Termasuk cukong-cukong atau pemilik modal akan kita panggil semua,” ujarnya.

Semua cukong Ilegal driling akan diberi surat peryataan untuk segera meninggalkan lokasi. Sebab ini kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. “Kalau tidak bersedia akan kita tindak. Kita sudah ketahui pelaku-pelakunya. Kita berikan sosialisasi agar mereka keluar untuk bisa mengeluarkan alat, sumber daya, peralatan termasuk orang-orangnya semua. Gubuk-gubuknya silakan dirobohkan sendiri,” ujarnya.

Selanjutnya pasca dari kegiatan ini, kata Muchlis, Satuan tugas (Satgas) akan terus melakukan pemantauan agar mereka tidak kembali lagi ke lokasi yang telah mereka lakukan pengeboran dan pengambilan minyak secara ilegal.

“Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa memberikan petunjuk kepada kita semua dalam rangka mengabdikan kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ucapnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Muchlis kepada seluruh Satgas yang terdiri dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, ESDM, Lingkungan Hidup, Polhut dan seluruh instansi terkait. “Apa yang kita lakukan merupakan bukti bahwa aparat negara yang sama-sama memiliki rasa tanggung jawab untuk menertibkan Ilegal driling. Semoga masyarakat bisa beraktivitas kembali dan pelaku bisa kita tertibkan. Selamat bertugas,” katanya.***

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.