Kapolda Jambi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Awasi Generasi Muda dari Perilaku Menyimpang

Kapolda Jambi, Irjen Pol Widodo, bersama Wali Kota Jambi, Maulana, tatap muka dengan warga Kecamatan Danau Sipin, Rabu.

Reporter: Andra Rawas | Editor: Admin
Kapolda Jambi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Awasi Generasi Muda dari Perilaku Menyimpang
Kapolda Jambi, Irjen Pol Widodo, bersama Wali Kota Jambi, Maulana, tatap muka dengan warga Kecamatan Danau Sipin, Rabu | foto : andra

INFOJAMBI.COM - Kapolda Jambi, Irjen Pol Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. 

Selain itu, warga diimbau agar meningkatkan kepedulian lingkungan, serta memperkuat pengawasan terhadap generasi muda demi mencegah pelanggaran hukum.

Baca Juga: Security Hiburan Malam Rampas Identiitas Wartawan

Seruan tersebut diungkapkan Kapolda Jambi saat menghadiri acara tatap muka bersama warga Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. 

Pertemuan hangat ini diselenggarakan di Aula Kantor Camat Danau Sipin, pada Rabu 4 November 2026.

Baca Juga: Hidup Makin Susah, Ibu Rumahtangga Jual Shabu

Acara silaturahmi turut dihadiri Wali Kota Jambi, Maulana, serta jajaran Pejabat Utama Polda Jambi. Hadir pula unsur pemerintah kota, aparat kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja Kapolda beserta jajaran. Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata untuk mendengarkan dan berdiskusi langsung dengan warga.

Baca Juga: Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kabaharkam

Maulana menaruh harapan besar agar agenda tersebut mampu menjadi sarana komunikasi terbuka bagi warga. Melalui forum ini, masyarakat dapat mengutarakan aspirasi, kendala, maupun solusi langsung kepada aparat penegak hukum.

Di sisi lain, Kapolda Jambi, Widodo, menjelaskan bahwa agenda tatap muka merupakan bagian dari program pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat. 

"Polri berupaya merajut tali silaturahmi serta membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen, termasuk paguyuban," katanya.

Jenderal bintang dua itu menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi buah hati mereka. Pembinaan di lingkungan sekolah juga perlu diperkuat, agar para remaja terarah pada kegiatan positif dan terhindar dari kriminalitas.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas berkumpul di luar rumah hingga larut malam. Waktu malam hari dinilai sangat rentan dan berpotensi memicu terjadinya berbagai aksi tindak kriminal.

Di samping itu, Widodo menegaskan bahwa aksi perundungan atau bullying tidak boleh dianggap sepele atau sekadar candaan. Perilaku tersebut sama sekali tidak dibenarkan dalam situasi apa pun oleh masyarakat.

Masyarakat pun diingatkan untuk menggunakan knalpot kendaraan yang sesuai dengan standar demi menjaga ketenangan bersama. 

Warga juga diminta mewaspadai peredaran narkotika jenis baru, termasuk etomidate yang kerap disalahgunakan lewat rokok elektrik atau vape.

Apabila menemukan situasi darurat atau gangguan keamanan, warga diminta segera menghubungi layanan bebas pulsa Polri di nomor 110. Fasilitas ini disiapkan agar laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian terdekat.

"Kegiatan tatap muka ini salah satu program Polri untuk menjadi pelayan masyarakat. Melalui program ini, fokus utama kita berkumpul dan mempererat silaturahmi, khususnya jajaran paguyuban," jelas Widodo.

Melalui momentum keterbukaan Polri hari ini, kami berharap masyarakat tidak ragu-ragu menyampaikan aspirasi, kendala, maupun keluh kesahnya secara langsung.

Widodo mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, memperkuat pembinaan di sekolah, dan mengarahkan remaja pada kegiatan positif agar terhindar dari perilaku melanggar hukum.

Terkait kegiatan berkumpul hingga larut malam, ia mengingatkan bahwa jam malam merupakan waktu yang paling rawan terjadinya tindak kriminal. 

"Saya harap kita semua selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan diri," ujar Widodo.

Terkait perundungan atau bullying, jangan jadikan hal ini sebagai candaan atau sesuatu yang lumrah. Tidak ada alasan apapun yang dapat membenarkan perundungan. 

"Jadilah teman yang melindungi, bukan pelaku atau penonton yang membiarkan kekerasan terjadi," pesan Widodo.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan knalpot standar demi kenyamanan, keamanan, dan keharmonisan bersama. 

Terkait penyalahgunaan narkoba, saat ini terdapat jenis baru, yaitu etomidate, yang sebenarnya merupakan obat bius yang sering digunakan di rumah sakit sebelum tindakan operasi. 

Etomidate berbentuk cairan dan bisa disalahgunakan menggunakan media rokok elektrik atau vape. Widodo berharap semua menjaga anak-anak agar jangan sampai menyentuh narkoba.

Apabila masyarakat menemukan kejadian darurat atau gangguan keamanan di lingkungan masing-masing, silakan memanfaatkan layanan darurat Polri 110 yang merupakan nomor telepon bebas pulsa.

"Mari kita selalu menjaga kebersihan di Kota Jambi ini, karena tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan aman bagi kita semua," ajak Widodo. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya