Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:27

Kasus Isteri Bupati Diungkit Lagi

Yunninta Asmara
Yunninta Asmara

MUARABULIAN — Puluhan warga Batanghari dari LSM Peduli Bangsa akan turun ke jalan, Kamis besok. Mereka minta kasus dugaan korupsi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) 2008-2010 dituntaskan.

Kasus ini menyeret nama Yuninta Asmara, isteri Bupati Batanghari, Syahirsah SY. Yuninta sudah ditetapkan sebagai tersangka. Empat orang lainnya juga menjadi tersangka, yakni ARD, IN, ZF dan EP.

Empat tersangka sudah dijatuhkan vonis, sementara Yuninta masih bebas. Menurut Eli Zukri, Ketua LSM Peduli Bangsa, kasus ini sudah berjalan sejak 2013.

Polres Batanghari sudah berulangkali melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarabulian. Namun berkas itu ditolak oleh pihak kejaksaan dengan alasan belum lengkap.

“Ada apa dengan Kejari Muarabulian. Kami akan datangi kejari. Sepertinya ada tersangka yang kebal hukum,” tandas Eli.

Eli menjelaskan, berdasar keterangan saksi, Yuninta merupakan aktor di balik kasus ini. Kasusnya sudah gelar perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, bahkan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selagi belum ada kepastian hukum atas Yuninta, LSM Peduli Bangsa dan sejumlah aktivis penggiat anti korupsi lainnya akan terus memantau. Mereka juga melibatkan penegak hukum di pusat.

Husen, Ketua Asosiasi Gerakan Peduli Korupsi (AGPK) Batanghari, bakal membawa massa sekitar 50 orang. Kabarnya sejumlah warga dari beberapa kecamatan ingin ikut bergabung.

Yuninta menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi uang konsumsi BKMT di Setda Batanghari. Kepolisian setempat telah menerima angka kerugian negara berdasarkan audit BPKP Perwakilan Jambi.

Jumlah kerugian negara yang ditemukan Rp 4,9 miliar, termasuk dana Rp 754 juta yang dialirkan ke organisasi BKMT semasa dipimpin Yuninta.

Aliran dana Rp 754 juta inilah yang menjerat Yuninta, ARD, IN, ZF, EP, dan Erpan. Sebahagian dari mereka sudah menjalani hukuman.

Yuninnta Asmara yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Batanghari, saat dikonfirmasi, Rabu sore, ponselnya terdengar nada tidak aktif. (infojambi.com/D)

Laporan : Raden

Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.