INFOJAMBI.COM — Amukan si jago merah menghanguskan satu unit rumah kosong permanen, serta lima kios non-permanen milik warga di kawasan padat penduduk.
Kebakaran hebat tersebut menerjang bangunan milik Gunawan Winarto, Agus Tomi pemilik usaha cuci motor, Suryoto pemilik kios santan, Adi pemilik tempat pangkas rambut, Hendri pemilik kios bekas konter HP, serta satu unit kios cakuy yang pemiliknya belum diketahui.
Baca Juga: Belasan Rumah di Kualatungkal Terbakar
Insiden yang menghanguskan deretan tempat usaha di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur ini terjadi pada Selasa (8/9/2026) sore.
Laporan peristiwa kebakaran itu masuk ke Mako Damkartan Kota Jambi pukul 17.53 WIB melalui warga bernama Erwin yang menghubungi layanan WhatsApp Damkar serta Call Center 112.
Baca Juga: Wabup Tanjabbar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran
Petugas bertindak cepat dengan response time selama 8 menit. Armada pertama dari Posyankar Jambi Timur tiba di lokasi pada pukul 18.01 WIB.
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kadis Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, didampingi Kabid Sapras, Kasi Penyelamatan, Danki, Wadanki, Danton 2 Mako, hingga Danpos Jambi Timur.
Baca Juga: Mobil Batubara Terbakar di Lintas Sumatera
Sebanyak 40 personel gabungan dan anggota siaga diterjunkan ke lokasi. Pasukan pemadam memboyong sarana pendukung berupa 1 unit armada komando, 6 unit armada tempur, serta 3 unit armada supply demi menjinakkan amukan api.
Proses penjinakan api di lapangan diwarnai hambatan, akibat banyaknya warga berbondong-bondong mendekati lokasi kebakaran untuk menonton.
Kerumunan masyarakat serta maraknya sepeda motor yang terparkir sembarangan sangat menyulitkan manuver sehingga menghambat laju armada petugas.
Tim Damkartan berkoordinasi cepat dengan pihak PLN untuk memutuskan jaringan listrik di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK), guna menghindari bahaya tersengat arus.
Sinergi juga dibangun bersama jajaran TNI dan Polri untuk mengamankan area musibah serta mengurai kemacetan lalu lintas armada.
Pihak Kecamatan Jambi Timur dan Kelurahan Talang Banjar turut digandeng untuk melangsungkan pendataan para korban terdampak.
Langkah taktis di lapangan difokuskan pada isolasi pergerakan api agar tidak merembet ke deretan bangunan permanen di sekitarnya.
Operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung intensif selama 1 jam 40 menit dengan menghabiskan pasokan air sekitar 35.000 liter tanpa penggunaan liquid foam.
Kerja keras tim gabungan itu membuahkan hasil dengan takluknya kobaran api secara aman dan lancar. Hingga pukul 19.34 WIB, tidak ada laporan korban cidera dari pihak petugas maupun warga.
Penyebab pasti pemicu amukan si jago merah beserta total nilai kerugian materiil yang dialami para pemilik bangunan belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Penanganan musibah ini melibatkan tim responstime lintas instansi, terdiri dari PLN Jambi, Polsek Jambi Timur, Camat Jambi Timur, Lurah Jambi Timur, Babinsa, BPBD, Tagana, Redkar, PSC 119, hingga ketua RT. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com