Kelas Inspirasi Akan Hadir di Sungaipenuh untuk Kedua Kalinya

PENULIS : TIM LIPUTAN
EDITOR : DODDI IRAWAN

INFOJAMBI.COM – Sejak digerakkan pertama kali di tahun 2018 oleh beberapa relawan di Sungai Penuh dan Kerinci, Kelas Inspirasi Sungai Penuh ternyata diminati oleh banyak kalangan yang memiliki kepedulian di dunia pendidikan.

Hal ini dibuktikan dengan tingginya animo relawan pengajar dan dokumentasi yang hadir mengikuti Kelas Inspirasi Sungai Penuh pertama pada 20 Oktober 2018 lalu.

Tercatat 21 relawan pengajar yang mengenalkan 16 macam jenis profesi, 7 relawan dokumentasi, hadir di 4 Sekolah Dasar (SD) yang ada di Kota Sungai Penuh. Mulai dari dokter, insinyur, hakim, bidan, marketing & promotion, bankir, dan masih banyak lagi.

Mereka datang dari berbagai daerah, cuti sehari dari pekerjaan mereka di kantor, hanya untuK berbagi cerita profesi dan pengalaman kerja mereka.

Harapannya, para siswa akan memiliki lebih banyak pilihan cita-cita serta menjadi lebih termotivasi untuk memiliki mimpi yang besar.

Melihat fakta tersebut, Kelas Inspirasi Sungai Penuh akan siap hadir kembali untuk kedua kalinya.

Pendaftaran relawan dibuka mulai 12 Agustus hingga 8 September 2019 mendatang. Relawan yang lolos seleksi akan mendapatkan kehormatan untuk dapat berpartisipasi di Hari Inspirasi yang akan dilakukan secara serentak pada tanggal 28 September 2019. 

Hikmat Hardono, Ketua Yayasan Indonesia Mengajar mengatakan, Kelas Inspirasi ini kami kembangkan dengan tujuan mulia, yaitu menjadi medium bagi para profesional yang ingin membagi cerita dan pengalaman yang digeluti sehari-hari terkait dengan profesinya kepada para murid SD.

Cuti satu hari para relawan tersebut diharapkan dapat menginspirasi anak- anak seumur hidup.

Esensi inilah yang ingin kami tumbuhkembangkan sehingga semakin banyak professional yang terpanggil untuk ambil bagian membantu peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sementara itu, Dopi Irawan, Koordinator Kelas Inspirasi Sungai Penuh menjelaskan, Semangat yang kami kedepankan dalam Kelas Inspirasi kali ini adalah membuat ruang partisipatif yang lebih luas bagi relawan.

“Untuk itu kami berharap dapat menemukan sekolah yang tepat, baik SD formal maupun yang marjinal,” kata Dopi.

Dopi menjelaskan, Marjinal dalam konteks ini dapat dianggap sebagai SD yang membutuhkan dan dapat tercermin dari berbagai aspek.

Salah satu penentunya adalah SD yang sebagian siswanya berasal dari kalangan menengah ke bawah, fasilitas sekolah kurang memadai, dan aspek lainnya.

Disamping itu, kami juga membuka kemungkinan untuk mengikutsertakan Madrasah Ibtidaiah (MI). Ini akan menjadi salah satu tujuan yang ingin disasar, yaitu memperluas cakupan jenis institusi pendidikannya.

Syarat utama untuk menjadi relawan pengajar adalah profesional yang bekerja dan mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing dengan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidangnya. Sedangkan syarat untuk relawan dokumentasi (fotografer atau videografer) adalah mahasiswa atau umum, hobi fotografi / videografi, serta bersedia membawa perlengkapan dokumentasi sendiri.

Apabila ingin bergabung menjadi relawan Kelas Inspirasi Sungai Penuh 2 bisa mendaftar melalui bitl.ly/daftarkispn2.

Informasi terbaru seputar Kelas Inspirasi Sungai Penuh bisa juga didapatkan melalui : Facebook : Kelas Inspirasi Sungai Penuh
Instagram : @kelasinspirasisungaipenuh Blog : https://kelasinspirasisungaipenuh.wordpress.com/

Kelas Inspirasi adalah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja juga motivasi meraih cita-cita.

Cerita tersebut akan menjadi bibit untuk para siswa bermimpi dan merangsang tumbuhnya cita-cita tanpa batas pada diri mereka.

Tujuan dari Kelas Inspirasi ini ada dua, yaitu menjadi wahana bagi sekolah dan siswa untuk belajar dari para profesional, serta agar para profesional, khususnya kelas menengah secara lebih luas, dapat belajar mengenai kenyataan dan fakta mengenai kondisi pendidikan kita.

Diharapkan ke depan, terjalin relasi yang dapat terus menerus mereka pelihara baik untuk kepentingan jangka pendek membangun pendidikan di sekolah tersebut ataupun sekadar berjejaring dan terus berkomunikasi.

Hal ini sebagai wujud jendela komunikasi antarprofesional sebagai kelas menengah dan dunia pendidikan di SD sebagai salah satu area yang perlu diadvokasi dan dikembangkan terus-menerus.

Kelas Inspirasi ini menjadi solusi bagi para profesional Indonesia yang ingin berkontribusi dengan mengajar di lingkungannya.

Hal ini membuka pintu interaksi positif antara kaum profesional dengan dunia sekolah. Partisipasi para profesional tersebut untuk mengambil cuti sehari dan berbagi pengalamannya bersama anak-anak SD, merupakan partisipasi berbasiskan individu, bukan institusi.

Ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kesadaran pribadi terhadap pendidikan masih tinggi.

Kedepannya, Kelas Inspirasi ini diharapkan mampu mendorong kalangan profesional untuk berperan aktif dalam pendidikan melalui kegiatan serupa. ***

Kategori Pendidikan,Sungai Penuh

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.