Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02:29

Kelola Limbah Sawit Jadi Energi Terbarukan, Asian Agri Raih Penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017

Head of Mill and Engineering Asian Agri, James Boima Sembiring (tengah batik hitam) mewakili Asian Agri menerima penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017.

INFOJAMBI.COM — Komitmen perusahaan kelapa sawit Asian Agri mendukung pengadaan energi terbarukan, mendapat apresiasi Pemerintah Indonesia dalam acara penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017.

Penghargaan Anugerah Energi Lestari 2017 kategori perusahaan terbanyak membangun PLTBg, diberikan kepada Head of Mill and Engineering Asian Agri, James Boima Sembiring, di Jakarta, Jum’at pekan lalu, disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Ignasius Jonan.

Penghargaan ini menunjukan bahwa Asian Agri memiliki komitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, dengan mengimplementasikan teknologi yang dapat mengolah limbah kelapa sawit menjadi energi terbarukan biogas untuk membantu suplai listrik di wilayah sekitarnya.

James mengatakan, Asian Agri sangat bahagia dan bangga menerima penghargaan yang menegaskan perhatian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terhadap komitmen Asian Agri membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Saat ini jumlahnya mencapai tujuh unit, dari 20 unit yang direncanakan rampung pada 2020.

Pengelolaan limbah cair Palm Oil Mill Effluent (POME) sebelumnya dimanfaatkan hanya untuk land application sebagai substitusi pupuk, menjaga kelembaban tanah dan menahan erosi di kebun sawit.

James menjelaskan, Asian Agri mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang bermanfaat bagi lingkungan, masyarakat, serta memberi nilai tambah bagi perusahaan dalam mendukung pemerintah menyediakan energi listrik bagi kawasan yang belum terjangkau.

Grup perusahaan yang beroperasi di Sumatera Utara, Riau dan Jambi ini telah membangun dan mengoperasikan dua unit PLTBg di Sumatera Utara, tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, dan di Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan.

Di Provinsi Riau, terdapat tiga PLTBg yang berlokasi di Kabupaten Pelalawan, yakni Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui dan Desa Segati, Kecamatan Langgam, serta Desa Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak.

Sedangkan di Provinsi Jambi, Asian Agri membangun dua PLTBg di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, dan Desa Taman Raja Kecamatan Tungkal Ulu.

Tahun ini Asian Agri sedang menyiapkan pembangunan tiga unit PLTBg terdiri dari satu unit di Desa Lalang Kabung, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dan dua unit di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Desa S-2, Kabupaten Labuhan Batu dan Desa Batu Anam, Kabupaten Asahan.

Masing-masing PLTBg berkapasitas 2,2 MW, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi pengoperasian pabrik kelapa sawit sekitar 700 Kilo Watt (KW), sedangkan sisa listrik (excess power) sebesar 1.5 MW dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang berada di sekitar lingkungan
pabrik Asian Agri.

Bernard A Riedo, Head of Sustainability and Stakeholder Relations Asian Agri yang hadir pada acara, mengungkapkan, seandainya satu rumah sederhana membutuhkan 900 watt, maka kelebihan listrik dari setiap PLTBg Asian Agri sekitar 1.500.000 watt dapat dimanfaatkan oleh lebih dari 1.600 rumah.

“Dengan demikian saat ini tujuh unit PLTBg yang dioperasikan dapat menunjang kebutuhan listrik bagi lebih dari 11.600 rumah rakyat sederhana. Kepedulian dan komitmen nyata dari perusahaan kelapa sawit di Indonesia terhadap keseimbangan lingkungan hidup serta Sustainable Development Goals (SDG) akan berkontribusi secara signifikan bagi upaya Pemerintah Indonesia mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim di dunia,” ujar Bernard. (Doddi Irawan)

 

Kategori Pendidikan dan Iptek

Tags:

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.