Sabtu, 23 Februari 2019 | 20:29

Keluarga Masih Berharap Korban PETI Bisa Ditemukan

Laporan Jefrizal

Salah satu lokasi tambang emas illagal di Merangin.

INFOJAMBI.COM – Hampir seluruh keluarga dari tujuh korban yang sudah di ketahui identitasnya, mendatangi lokasi kejadian. Bahkan, ada sebagian pihak keluarga yang ikut membantu tim evakuasi untuk mengevakuasi korban yang tertimbun di dalam lubang tambang emas illagal, di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarab Kabupaten Merangin.

Sariah, adik dari orang tua korban, bernama Mali, bersama orang tua Mali, sejak kemarin masih menunggu di dermaga Desa Simpang Parit, untuk mendengar informasi dan kepastian keponanakannya yang menjadi korban tertimbun di dalam Peti lobang jarum.

Selain orang tua korban dan adiknya, paman korban juga telah berada di lokasi tambang emas untuk bisa membantu tim gabungan mengevakuasi jasad keponakannya.

Sariah menuturkan, jika Mali adalah anak pertama dari kakaknya. Mali hanya dua bersaudara dengan adiknya yang juga laki-laki. Korban baru dua hari bekerja di lokasi tambang atas kemauan korban sendiri.

Sebelum ikut menambang, korban bekerja secara tak menentu. Sebelum malam kejadian adik korban pernah bermimpi, jika kakaknya melambaikan tangan untuk berpamitan kepadanya dan rupanya mimpi itu bertada buruk.

Keesokan harinya, keluarga korban mendapatkan informasi, jika korban Mali tertimbun di lubang tambang dengan kedalam 70 meter lebih. Kini pihak keluarga hanya bisa berharap jasad korban bisa ditemukan dan di evakusi dari dalam lubang tambang.

“Jika bisa, kami masih berharap jasad keponakan kami bisa di evakuasi, jika memang tidak bisa dalam dua hari kedepan, kami sudah mengiklaskan kepergian keponakan kami,” ucap Sariah, Senin(3/9/2018).

Sariah juga mengatakan, untuk saat ini tak banyak yang bisa diperbuatnya untuk bisa menemukan jasad keponakannya yang masih tertimbun di dalam lubang tambang.

“Kini kami hanya menunggu informasi, jika keponakan kami bisa di evakusi, dan juga sembari menunggu suami saya yang kini berada di lokasi, untuk membantu tim gabungan melakukan evakuasi,” pungkasnya.***

Editor : M Asrori S


Kategori Hukrim

Tags: ,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.