Kemendag-Kemkominfo Sinergi Kampanyekan Hari Bangga Buatan Indonesia 2021

LAPORAN : BS || PUBLISHER : PM
INFOJAMBI.COM – Pemerintah melalui sinergi Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Komunikasi (Kemkominfo) dan Informatika mencanangkan program Hari Bangga Buatan Indonesia 2021 (BBI 2021) pada 5 Mei 2021.

Pencanangan Program Hari BBI 2021 bertema ‘Semakin Bangga Buatan Indonesia’ ini disampaikan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate di acara Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang diselenggarakan Kemkominfo, Senin (3/5/2021).

Menurut M. Lutfi, Hari BBI 2021 diharapkan dapat mendorong konsumsi rumah tangga di masyarakat agar dapat terus berjalan di tengah kebijakan pemerintah yang melarang mudik Lebaran untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

Pencanangan Hari BBI 2021 ini menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo agar momentum Ramadan dan Idulfitri 2021 harus dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

“Untuk itu, beberapa kebijakan dan program perlu dilakukan agar konsumsi masyarakat dapat terus meningkat di tengah kebijakan peniadaan mudik,” kata Mendag Lutfi.

Sementara itu, MenKominfo  Johnny G. Plate menyatakan Hari BBI digelar sebagai langkah konkret guna mendukung pemulihan dan kebangkitan perekonomian Indonesia. Dengan membeli serta meningkatkan rasa bangga terhadap produk-produk dalam negeri, akan men ldukung terus pertumbuhan industri karya anak bangsa demi menjaga ketahanan perekonomian Indonesia.

“Penyelenggaraan Hari BBI secara daring diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan selama Bulan Suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri. Dengan berbelanja secara daring, diharapkan juga mobilitas masyarakat dapat semakin berkurang,” ujarnya.

Menkominfo menambahkan, Hari BBI 2021 juga perlu dimaknai sebagai bentuk dukungan untuk kesuksesan Akselerasi Transformasi Digital Nasional. Penggunaan platform e-commerce untuk memfasilitasi para pelaku usaha dalam negeri akan semakin mendorong kemandirian dan kedaulatan digital dalam Transformasi Digital Indonesia.

“Penggunaan platform secara masif ini juga didukung Pemerintah dengan penyediaan infrastruktur digital, talenta dan literasi digital serta penguatan pelindungan data pribadi para konsumen, yang dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, konsumen dan penyelenggara platform e-commerce,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Ketua idEA, Bima Laga menyatakan ada tiga produk UMKM di Indonesia yang berkembang yakni pakaian, kerajinan dan makanan. “Fashion, craft dan makanan. Saat ini memang UMKM kita masih kuat di tiga segmen tersebut,” ujarnya.

Pada tahun 2020 lalu, idEA mendukung pelatihan di daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) yang bekerja sama dengan BAKTI KemKominfo. Kegiatan pelatihan yang dibuka oleh

Menkominfo Johnny G. Plate tersebut mengundang banyak peminat pelaku UMKM dari daerah 3T. “Dalam pelatihan tersebut idEA membuka pendaftaran sebanyak 2.500 UMKM, akan tetapi yang mendaftar justru 6.500. Jadi antusiasme daripada UMKM di daerah 3T juga sangat banyak dan sangat berkembang sekali,” katanya.|||

Kategori Ekonomi dan Bisnis,Uncategorized

Tags: ,,,,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.