Selasa, 11 Desember 2018 | 16:33

Keramba Hancur Dihantam Longsor, 2 Ton Ikan Lepas

Sungai Batanghari hanyutkan keramba milik Rudi.

 

MUARABULIAN — Hujan semalam suntuk mengguyur Kabupaten Batanghari, Senin (21/8). Akibatnya, tebing Sungai Batanghari mendadak longsor.

Peristiwa ini terjadi Selasa (22/8) dinihari, sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor terjadi di Kelurahan Teratai, Muara Bulian, Batanghari dan menghantam keramba milik Rudi Afeno (50), warga RT 09 Teratai.

Akibat kejadian itu, sekitar dua ton ikan milik Rudi lepas terbawa arus. Kerambanya hancur terkena hempasan longsor. Puing-puing keramba itu mengambang dengan kondisi hancur lebur.

Dari 60 keramba yang berada di pinggiran sungai, 15 unit lenyap terbawa derasnya aliran air Sungai Batanghari. Tebing hanya menyisakan 50 meter dari rumah utama terkena longsor.

Rudi Afeno, pemilik rumah sekaligus pemilik keramba, mengatakan, kejadian itu datang tiba tiba. Saat hujan deras, tanah di pinggiran sungai longsor dan nyaris menghancurkan rumahnya.

“Saya tahu ketika orang tua mau shalat subuh. Melihat belakang rumahnya terang, bahkan pohon di samping rumah sekitar 100 meter dari bibir sungai terbawa longsor,” kata Rudi.

Selain rumah penjaga keramba, longsor juga menghancurkan seisi rumah, termasuk mesin, TV dan alat lainnya. Selain itu, dua bak pembibitan ikan pun hancur.

Diperkirakan kerugian yang dialami Rudi mencapai Rp 200 juta lebih. Ia menghimbau warga yang tinggal di pinggir sungai agar lebih berhati-hati, apalagi saat musim hujan seperti sekarang. (infojambi.com)

Laporan : Raden Soehoer

 


Kategori Ekonomi dan Bisnis

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.