Kerap Bertengkar, Puluhan Wanita Tebo Gugat Cerai

Laporan Ali Sadikin

Sidang cerai di PA Tebo (foto : ali sadikin)

INFOJAMBI.COM — Kasus perceraian di Kabupaten Tebo, Jambi tergolong tinggi. Sepanjang tahun 2018, sudah 94 kasus perceraian tercatat di Pengadilan Agama (PA) Tebo.

Humas PA Tebo, Asrori, dihubungi INFOJAMBI.COM, Rabu (21/3/2018), mengungkapkan, kasus perceraian tersebut juga terjadi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ada enam kasus.

Menurut Asrori, kasus perceraian di Tebo sebagian besar disebabkan faktor perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus. Jumlahnya mencapai 40 kasus.

Selanjutnya disusul oleh faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 14 kasus, dan faktor ekonomi 11 kasus. Sisanya disebabkan faktor suami yang kerap mabuk dan berjudi serta pergi meninggalkan pasangan.

Asrori menyebutkan, dalam kasus perceraian di Tebo gugatan terbanyak diajukan oleh perempuan. Jumlahnya 79 kasus. Sedangkan gugat talak yang diajukan laki-laki hanya 15 kasus.

“Wanita mengajukan cerai karena alasan suami tidak bertanggung-jawab, Sedangkan dari kalangan suami disebabkan isteri tidak mau menjalankan kewajibannya,” kata Asrori.

Dalam menyelesaikan gugatan cerai, Majelis Hakim PA Tebo tetap mengupayakan jalan damai. Namun upaya itu sebagian besar gagal. Hanya lima kasus yang berujung damai.

“Kalau disebabkan faktor ekonomi, sangat kecil jumlahnya. Kebanyakan masalah tanggung-jawab. Itu merupakan watak seseorang,” jelas Asrori. ***

Editor : IJ-2

 

Kategori Wanita dan Keluarga

Tags: ,

Tanggapan Anda

Alamat email Anda tidak akan kami tampilkan.